Perombakan besar terjadi di ajang Kejuaraan Dunia Superbike menyusul kedatangan bintang MotoGP Jack Miller ke dalam skuad pabrikan utama. Keputusan strategis ini berdampak langsung pada komposisi pembalap, di mana Xavi Vierge harus tersingkir dari posisinya lantaran menjadi satu-satunya pembalap pabrikan yang tidak memiliki kontrak sah untuk musim 2027. Situasi pelik ini memicu reaksi emosional dari petinggi tim, termasuk Team Principal Pata Maxus Paul Denning, yang secara terbuka mengakui bahwa kepergian sang pembalap Spanyol merupakan sebuah kehilangan besar bagi garasi mereka, baik dari aspek teknis di atas lintasan maupun profesionalisme di luar trek balap.
Dalam tanggapannya, Paul Denning sama sekali tidak ragu melontarkan sanjungan tinggi kepada pembalap asal Spanyol tersebut. Kepribadian yang kooperatif serta etos kerja luar biasa membuat sang pembalap meninggalkan kesan mendalam yang sulit dilupakan oleh seluruh anggota kru tim pabrikan asal Jepang itu sepanjang musim kompetisi berjalan.
“Saya ingin berterima kasih kepada Xavi karena telah menjadi profesional paling berdedikasi yang bisa kami harapkan untuk tahun ini — kemungkinan besar ia adalah pembalap yang paling mudah diajak bekerja sama yang pernah kami miliki,” ujar manajer asal Inggris itu memberikan pujian setinggi langit kepada mantan anak asuhnya. “Meskipun ada antusiasme yang besar atas kedatangan Jack Miller ke dalam tim, merupakan sebuah kekecewaan nyata bahwa kami tidak dapat melanjutkan kerja sama dengan Xavi. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depannya — ia tahu bahwa pintu akan selalu terbuka lebar jika ada kesempatan untuk bekerja sama lagi di masa mendatang.”
Nada serupa juga sebelumnya telah dilontarkan oleh Manajer Balap Niccolo Canepa ketika membahas kepindahan sang pembalap katalan tersebut. Meskipun pembalap berusia 29 tahun itu pada akhirnya berhasil mengamankan tempat di skuad Barni Racing Ducati dan tidak perlu mengkhawatirkan masa depannya, situasi di kubu pabrikan Iwata justru memunculkan tanda tanya besar mengenai daya saing mereka menyambut kejuaraan dunia edisi mendatang.
Perjalanan musim 2026 tercatat sebagai periode paling suram sejak kembalinya pabrikan berlogo garpu tala tersebut secara penuh pada 2016 silam. Mengandalkan mesin Yamaha R1 yang kini memegang status sebagai salah satu motor tertua di grid bersama Kawasaki, tantangan teknis semakin berat mengingat tidak adanya rencana pengembangan motor superbike baru dari markas Iwata, sebuah langkah kontras jika dibandingkan dengan rival abadi mereka Honda yang konsisten merilis model homologasi baru.
Baca Juga Bulega Dominasi FP2 Jerez, Enam Ducati Kuasai Barisan DepanKendati demikian, Paul Denning tetap memandang masa depan dengan optimisme tinggi dan menolak tenggelam dalam keputusasaan. Evaluasi menyeluruh pasca seri penutup di Sirkuit Jerez menegaskan bahwa fondasi motivasi tim tetap menyala terang untuk menghadapi babak baru kompetisi pada tahun 2027 mendatang.
“Balapan terakhir di Jerez merangkum musim yang sulit bagi tim Pata Maxus Yamaha — namun ini adalah musim dengan tanda-tanda positif dan motivasi luar biasa yang akan kami bawa ke tahun 2027,” janji bos Crescent Racing tersebut. “Saya juga ingin menegaskan kembali bahwa komitmen dari Yamaha dan seluruh anggota tim untuk kembali bertarung memperebutkan posisi podium adalah mutlak di setiap lini. Musim 2027 akan dimulai dengan tes yang sangat berarti bagi kami, di mana Yamaha akan membawa banyak komponen baru. Perkembangan ini — dikombinasikan dengan regulasi keseimbangan performa atau Balance of Performance yang berubah secara signifikan untuk 2027 — berarti kami akan memulai musim baru dengan tekad segar dan sikap positif demi meraih hasil yang jauh lebih baik.”
Sebagai bagian dari persiapan intensif menghadapi musim depan, Yamaha dijadwalkan bakal segera meluncurkan program uji coba privat di lintasan pada 26 hingga 27 November mendatang, mendahului para pesaing lainnya. Akan tetapi, agenda penting tersebut harus dilalui tanpa kehadiran Jack Miller, mengingat sang pembalap Australia masih harus menyelesaikan tugas akhir musimnya pada seri pamungkas kelas utama MotoGP di Valencia.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!