Serang, Nusantara Media – Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca maritim Provinsi Banten untuk Minggu, 8 Maret 2026. Masyarakat, nelayan, operator pelabuhan, serta pengguna jasa penyeberangan dan wisata pantai diminta waspada terhadap potensi kondisi cuaca tidak stabil akibat pengaruh bibit siklon tropis dan sistem tekanan rendah di sekitar wilayah.

Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak (BMKG), prakirawan resmi, ditujukan untuk nelayan, pelaku transportasi laut, pengelola pelabuhan, wisatawan pantai, dan pengguna penyeberangan Merak-Bakauheni.

Prakiraan cuaca mencakup tiga aspek utama:

- Advertisement -

- Cuaca maritim perairan Banten (termasuk Selat Sunda dan Samudra Hindia selatan Banten) dengan potensi angin kencang dan gelombang tinggi.

- Kondisi pelabuhan di Provinsi Banten (seperti Merak, Cilegon, dan sekitarnya) yang mungkin terganggu operasional.

- Cuaca wisata pantai Banten serta penyeberangan Merak-Bakauheni, dengan risiko gelombang sedang hingga tinggi (diperkirakan hingga 2,5–4 meter di beberapa area perairan selatan Banten).

Berlaku untuk esok hari, Minggu 8 Maret 2026 (seluruh periode 24 jam).

Provinsi Banten, meliputi perairan Selat Sunda, Samudra Hindia selatan Banten, perairan selatan Pandeglang/Lebak, pelabuhan-pelabuhan utama, pantai wisata (seperti Anyer, Carita, Tanjung Lesung), dan rute penyeberangan Merak (Banten) – Bakauheni (Lampung).

Kondisi ini dipengaruhi oleh aktivitas atmosfer aktif, termasuk bibit siklon tropis di sekitar Samudra Hindia selatan Jawa-Banten serta potensi hujan lebat hingga angin kencang di wilayah Banten dan sekitarnya hingga awal Maret 2026.

Hal ini dapat menyebabkan peningkatan tinggi gelombang signifikan, risiko petir, dan gangguan keselamatan pelayaran serta wisata bahari.

BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan bagi pengguna laut, terutama kapal kecil dan nelayan tradisional, untuk menghindari aktivitas di perairan berisiko tinggi. Pantau terus update resmi melalui situs BMKG atau akun Instagram Stasiun Meteorologi Maritim Merak.