Collin Veijer membuktikan bahwa ia tak butuh bantuan siapa pun untuk tampil cepat di Moto2. Dalam sesi kualifikasi Red Bull Grand Prix of San Marino and the Rimini Riviera di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli, pembalap Red Bull KTM Ajo itu menorehkan waktu 1'34.099 dan start dari posisi keenam pada balapan Minggu.

Yang membuat pencapaian ini istimewa: Veijer melakukannya sendirian. Di saat banyak pembalap lain saling mencari slipstream di lintasan lurus panjang, pembalap asal Staphorst, Belanda, itu justru memilih menjauh dari kerumunan. Ia menjalani sesi kualifikasi dengan rencananya sendiri, tanpa tergoda ikut-ikutan menunggu atau menempel pembalap lain.

“Sebelum kualifikasi saya bilang ke Niklas [Ajo]: kita lakukan saja sendiri,” ujar Veijer usai sesi. “Tidak masalah di mana kami berada. Kami berusaha membangun pace untuk balapan dan keluar dengan perasaan: kita lihat saja hasilnya. Kemarin saya sudah tahu bahwa sendirian saya bisa mendekati 1'34 rendah. Hari ini dengan informasi lebih, saya yakin bisa ke sana lagi, setidaknya lebih cepat. Dan itu berhasil.”

- Advertisement -
Advertisement

Keputusan untuk solo juga menghindarkan Veijer dari drama 'kucing-kucingan' yang sering terjadi di akhir kualifikasi, di mana pembalap saling menunggu untuk mendapatkan posisi ideal. “Saya tidak tahan dengan hal itu. Saya pikir: saya tidak akan melakukan hal yang sama, jadi saya tunggu saja. Slipstream selalu berfungsi di sini. Itu memberi dua atau tiga persepuluh detik di lintasan lurus dan itu membantu, tapi saya lebih suka balapan sendirian. Saya tahu saya juga bisa melakukannya sendiri,” tegasnya.

Konsistensi Veijer tercermin dari catatan waktunya. Selain 1'34.099, ia juga menorehkan 1'34.356, 1'34.408, dan 1'34.372 di Q2. Ini menunjukkan tidak hanya kecepatan satu putaran, tetapi juga tempo yang stabil. Setelah run pertama, ia sama sekali tidak berpikir untuk mengubah strategi. “Saya masuk pit dan bilang ke tim: pasang ban baru, kita keluar lagi. Feeling-nya bagus. Saya tidak pernah merasa perlu mencari orang lain dan menunggu slipstream. Rasanya saya bisa mencetak 1'34.3 setiap putaran. Pace-nya juga luar biasa,” tambahnya.

Baca Juga FP2 Moto2 Aragon: Gonzalez Tercepat, Veijer Kuat di P5

Dengan start dari posisi keenam, Veijer akan memulai balapan dari baris kedua. Di depannya ada Senna Agius, Daniel Holgado, Angel Piqueras, Daniel Munoz, dan Manuel Gonzalez. Nama-nama ini bukan lawan sembarangan, tetapi penampilan Sabtu menunjukkan Veijer mampu bersaing. Start akan menjadi kunci, namun ia yakin bisa memanfaatkan posisinya.

Bagi Veijer, hasil ini menambah kepercayaan diri menjelang balapan. Ia telah membuktikan bahwa tanpa slipstream pun, ia bisa berada di depan. Kini tinggal bagaimana ia mengonversi kecepatan kualifikasi menjadi hasil maksimal di balapan Minggu.