Sesi kualifikasi sprint di Marina Bay Circuit menyuguhkan drama sengit dan harapan besar bagi para pendukung setia Scuderia Ferrari. Pada paruh kedua kualifikasi sprint, publik sempat dibuat bergemuruh ketika Charles Leclerc berhasil mengamankan posisi puncak, diikuti oleh superstar asal Inggris, Lewis Hamilton, yang menduduki tempat kedua. Performa impresif tersebut diraih di atas ban kompon medium Pirelli, memicu optimisme tinggi di garasi tim yang berbasis di Maranello ini.

Namun, peta kekuatan berubah drastis ketika sesi berlanjut ke segmen ketiga di mana ban lunak mulai dipasang pada para moxern jet darat. Para rival terdekat Ferrari berhasil menemukan kecepatan optimal dan mendongkrak catatan waktu mereka. Charles Leclerc pada akhirnya harus puas mengamankan posisi start ketiga, sementara Lewis Hamilton mengalami kendala yang membuatnya harus puas terlempar ke posisi start keenam untuk balapan sprint hari Sabtu.

Menanggapi jalannya sesi tersebut, prinsipal tim Ferrari, Fred Vasseur, memberikan evaluasi mendalam mengenai performa mobil anak asuhnya. Menurutnya, jalannya kualifikasi berlangsung sangat ketat dengan selisih waktu yang amat tipis antar-pembalap. Vasseur mengakui bahwa mobil mereka justru terlihat jauh lebih kompetitif saat menggunakan ban kompon medium ketimbang ban lunak, sebuah pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan jelang kualifikasi Grand Prix utama.

- Advertisement -
Advertisement

Secara keseluruhan, Vasseur menilai bahwa hasil yang didapat tidaklah terlalu buruk meskipun ada beberapa catatan teknis yang krusial. Charles Leclerc mampu menjaga ritme kompetitifnya hingga detik-detik akhir, sementara Lewis Hamilton gagal memaksimalkan putaran terakhirnya akibat sejumlah kendala di lintasan. Bagi Ferrari, sesi ini tetap dipandang sebagai persiapan yang sangat berguna untuk menghadapi rangkaian balapan sprint dan sesi penentuan posisi grid Grand Prix berikutnya.

Baca Juga Antonelli Ungkap Kerusakan Parah di Lantai Mobil Usai Sprint Qualifying Belanda

Di sisi lain, tensi paddock mendadak memanas menyusul keputusan kontroversial dari para pengawas balapan atau stewards yang memutuskan untuk tidak memberikan sanksi apa pun kepada Max Verstappen. Padahal, sang juara dunia asal Belanda tersebut tertangkap basah melakukan aksi mendahului Lewis Hamilton di tengah berkibarnya bendera kuning. Keputusan lolosnya Verstappen dari hukuman ini sontak memicu reaksi keras dari kubu Ferrari yang merasa dirugikan secara regulasi.

Fred Vasseur secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap keputusan pengawas balapan yang dinilai tidak konsisten dalam menegakkan aturan keselamatan. Berdasarkan sudut pandang timnya, insiden tersebut sangat jelas memperlihatkan pelanggaran di bawah zona bendera kuning. Tanpa ragu, Vasseur menegaskan bahwa pembalap Red Bull Racing itu seharusnya diganjar penalti turun grid yang signifikan atas tindakan nekatnya di lintasan jalan raya Marina Bay.