Pandeglang, Nusantara Media – Kodim 0601/Pandeglang terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Perintis Garuda Tahap VII di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses penghubung yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan sarana konektivitas antardesa.

Pada Minggu, 4 Oktober 2026, dilaporkan perkembangan pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Salah satu lokasi pembangunan berada di Jembatan Gantung Sungai Paniis Kadubajo, Kampung Paniis Kadubajo, Desa Jiput, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.

- Advertisement -
Advertisement

Jembatan gantung tersebut memiliki panjang 75 meter dan nantinya akan menjadi akses penghubung antara Desa Jiput dengan Desa Sukamanah. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas masyarakat serta memperlancar aktivitas warga yang selama ini membutuhkan akses penghubung antardesa.

Hingga Sabtu, 3 Oktober 2026, progres pembangunan Jembatan Gantung Sungai Paniis Kadubajo telah mencapai 18,50 persen. Pembangunan jembatan tersebut mulai dilaksanakan sejak 8 September 2026 dan saat ini terus berjalan melalui tahapan pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Adapun pekerjaan yang dilaksanakan pada tahap ini meliputi pengadaan material dan pabrikasi. Pengadaan material dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan bahan pembangunan tersedia guna mendukung kelanjutan pekerjaan.

Sementara itu, pabrikasi dilaksanakan sebagai bagian dari proses persiapan komponen konstruksi sebelum memasuki tahapan pemasangan di lokasi jembatan.

Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra, S.I.P. menegaskan pentingnya percepatan dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII. Percepatan tersebut dilakukan agar pembangunan dapat mencapai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Percepatan pembangunan jembatan ini harus tepat waktu. Setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan secara maksimal, namun tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan, sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara optimal,” tegas Dandim.

Menurut Dandim, pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat harus mendapatkan perhatian dan pengawasan secara berkelanjutan. Ketersediaan material, kesiapan pekerjaan serta koordinasi di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proses pembangunan.

Jembatan Gantung Sungai Paniis Kadubajo memiliki peranan penting sebagai sarana penghubung antara Desa Jiput dan Desa Sukamanah. Dengan panjang 75 meter, jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat dari kedua wilayah serta memperlancar mobilitas warga dalam melaksanakan berbagai kegiatan sehari-hari.

Pembangunan jembatan tersebut diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 385 kepala keluarga (KK). Setelah selesai, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses yang lebih mudah untuk menjalankan berbagai aktivitas, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga Sambut HUT ke-81 RI, Polsek Singkep Barat Bagikan Bendera Merah Putih Door-to-Door ke Warga

Kemudahan akses juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Dengan tersedianya jalur penghubung yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masyarakat dapat dilakukan dengan lebih mudah, sehingga aktivitas ekonomi antarwilayah dapat semakin berkembang.

Program Jembatan Perintis Garuda Tahap VII merupakan bagian dari upaya mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Pandeglang. Pembangunan sarana penghubung antardesa menjadi salah satu kebutuhan penting dalam membuka akses masyarakat dan memperkuat konektivitas wilayah.

Kodim 0601/Pandeglang sebagai satuan kewilayahan terus berkomitmen mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui pembangunan jembatan tersebut, kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu meningkatkan akses serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, percepatan pembangunan tetap diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas konstruksi. Setiap tahapan pekerjaan diharapkan dilaksanakan secara terencana dan sesuai dengan ketentuan teknis, sehingga jembatan yang dibangun nantinya memiliki fungsi dan daya guna yang baik bagi masyarakat.

Pengadaan material dan pabrikasi yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026 menjadi bagian penting untuk mempersiapkan tahapan pembangunan berikutnya. Dengan kesiapan material dan komponen konstruksi, pekerjaan di lapangan diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan tanpa hambatan yang berarti.

Masyarakat sekitar juga diharapkan turut mendukung proses pembangunan dengan menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar lokasi pekerjaan. Dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai target.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 18,50 persen, pembangunan Jembatan Gantung Sungai Paniis Kadubajo akan terus dilanjutkan hingga mencapai tahap penyelesaian. Kodim 0601/Pandeglang berupaya agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu sehingga segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Jiput dan Desa Sukamanah.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII ini menjadi wujud nyata semangat pengabdian dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Diharapkan hadirnya jembatan tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas perekonomian, serta membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kodim 0601/Pandeglang akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat serta mendukung pembangunan wilayah sebagai bagian dari pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.