Cilegon, Nusantara Media – Sebuah operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dramatis berlangsung di kawasan Bukit Pemancar, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Sabtu (16/05/2026). Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten mengerahkan tim rescue untuk mengevakuasi empat remaja yang dilaporkan tersesat di area perbukitan tersebut.

Kondisi cuaca hujan yang mengguyur lokasi tidak menyurutkan semangat tim SAR gabungan dalam melaksanakan operasi kemanusiaan ini. Upaya keras mereka membuahkan hasil memuaskan, di mana seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Kronologi pencarian dimulai ketika tim rescue dari Kantor SAR Banten tiba di Posko Pendakian pada pukul 19.49 WIB. Tanpa membuang waktu, tim gabungan langsung bergerak menyisir lokasi kejadian (LKP). Guna memastikan kelancaran operasi, mereka dibekali dengan berbagai perlengkapan standar, mulai dari perlengkapan jungle rescue, peralatan evakuasi khusus, perlengkapan medis darurat, hingga perangkat komunikasi handheld.

- Advertisement -

"Alhamdulillah, pada pukul 20.14 WIB, kerja keras tim SAR gabungan membuahkan hasil. Keempat korban berhasil kami temukan dalam kondisi selamat," ungkap  VickyDantim SAR Gabungan.

Setelah berhasil ditemukan, keempat remaja tersebut segera dievakuasi dan dibawa turun menuju posko. Di posko, mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan awal untuk memastikan kondisi fisik mereka stabil sebelum akhirnya diserahterimakan kepada pihak keluarga yang telah menunggu dengan cemas.

Berdasarkan data yang dihimpun, keempat korban remaja yang berhasil dievakuasi adalah Fathan (17), Ican (17), Fadeel (17), dan Agung Izzulhaq (17). Seluruh korban diketahui merupakan warga Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Tim SAR gabungan berhasil tiba kembali di posko bersama seluruh korban pada pukul 20.45 WIB. Setelah memastikan semua personel dan korban dalam keadaan aman, tim melaksanakan debriefing pada pukul 21.00 WIB. Mengingat seluruh korban telah ditemukan selamat dan operasi berjalan lancar, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat pun dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antar instansi. Unsur SAR gabungan yang terlibat meliputi Tim Rescue Kantor SAR Banten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Cilegon, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cilegon, Pramuka Peduli Kota Cilegon, serta dukungan penuh dari pihak keluarga korban.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan. "Sinergi yang luar biasa dari semua pihak memastikan proses evakuasi dapat berjalan aman, lancar, dan yang terpenting, seluruh korban dapat diselamatkan," tutup perwakilan Kantor SAR Banten.