Pandeglang, Nusantara Media - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan, atau renovasi rumah ibadah. Lebih dari itu, program ini adalah jembatan hati antara TNI dan rakyat.
Hal ini terlihat jelas dalam kegiatan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Banten, pada hari Selasa, 28 Juli 2026.
Di tengah kesibukan luar biasa merampungkan target sasaran fisik pembangunan, para prajurit dari Yon TP 842/Badak Sakti menunjukkan sisi humanis mereka.
Memilih untuk tidak sekadar beristirahat di posko, beberapa anggota Satgas justru mendekati warga dan duduk bersama di teras sebuah rumah panggung kayu yang sederhana.
Dalam suasana hangat tanpa sekat, terlihat Prada gagah, salah satu prajurit Yon TP 842/Badak Sakti, berbincang akrab dengan seorang ibu muda yang sedang menggendong bayinya.
Di sampingnya, seorang anak kecil berpakaian merah dengan rasa ingin tahu mengamati sepeda mainan kecil berwarna oranye. Tidak jauh dari situ, rekannya juga terlihat sedang bercanda dengan warga lain yang lebih tua. Dialog ini berlangsung alami, penuh tawa, dan candaan ringan.
"Momen seperti ini sangat berharga bagi kami," ujar Kapten Inf. Masalirohman , Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD Yon TP 842/Badak Sakti.
"Pekerjaan fisik memang melelahkan, namun melihat senyum dan mendengarkan cerita langsung dari warga yang akan menikmati hasil pembangunan ini memberikan energi baru. Ini adalah esensi dari 'Manunggal'
Bagi warga Desa Pasirgadung, kehadiran TNI tidak hanya memberikan perubahan fisik pada desa mereka, tetapi juga rasa aman dan semangat baru. "Kami sangat senang Bapak Tentara mau duduk bersama kami, makan ubi rebus bersama di teras ini. Biasanya kami hanya melihat mereka bekerja keras.
Ternyata mereka sangat ramah dan mau mendengarkan keluh kesah kami," ungkap Ibu Siti, warga yang rumahnya menjadi tempat dialog tersebut.
Dialog santai ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong adalah kunci keberhasilan TMMD.
Pembangunan fisik mungkin akan selesai dalam beberapa minggu, namun hubungan emosional dan kenangan indah yang terjalin di teras-teras rumah warga Pasirgadung akan terus hidup dan menjadi fondasi yang kuat bagi kemanunggalan TNI-Rakyat di masa depan.
Semangat Badak Sakti, sapaan khas batalyon tersebut, benar-benar terasa di setiap sendi kehidupan masyarakat desa selama program ini berlangsung.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!