Perubahan besar dan mengejutkan datang dari kancah balap motor internasional setelah Ten Kate Racing dikabarkan bersiap meninggalkan pabrikan asal Jepang, Yamaha, pada akhir musim ini. Tim balap sukses asal Nieuwleusen, Belanda, tersebut santer diberitakan telah menjalin kesepakatan multi-tahun dengan pabrikan asal China, QJ Motor, untuk mengarungi kejuaraan dunia World Supersport mulai tahun 2027 mendatang.
Meski pihak manajemen di Nieuwleusen hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi maupun sanggahan terkait kabar tersebut, sumber-sumber terpercaya dari media internasional menyebutkan bahwa kontrak kerja sama antara Ten Kate Racing dan Yamaha telah resmi diakhiri. Langkah strategis ini menandai babak baru bagi skuad asal Belanda yang sebelumnya telah menorehkan tinta emas bersama Yamaha, termasuk raihan gelar juara dunia WorldSSP melalui dominasi para pembalap top dalam beberapa musim terakhir.
Sejarah mencatat bahwa setelah bertahun-tahun meraih kejayaan bersama Honda, Ten Kate Racing membuat keputusan berani pada tahun 2019 dengan beralih menggunakan mesin Yamaha. Kolaborasi erat tersebut langsung membuahkan hasil luar biasa di ajang FIM Supersport World Championship, di mana Dominique Aegerter sukses mengamankan gelar juara dunia berturut-turut pada musim 2021 dan 2022. Tren positif itu berlanjut ketika Stefano Manzi turut menyumbangkan mahkota juara dunia bagi tim yang sama pada tahun 2025.
Namun, dinamika dunia balap terus bergerak cepat dan membuka peluang baru bagi kedua belah pihak. Calon mitra baru Ten Kate, QJ Motor, merupakan pabrikan motor asal China yang telah terjun ke kancah WorldSSP sejak tahun 2024. Sebelumnya, pabrikan tersebut menjalin kerja sama dengan salah satu struktur di dalam tim Puccetti, namun mereka memiliki ambisi besar untuk memperluas ekspansi global dan memperkuat posisi kompetitifnya di pentas balap motor internasional melalui pembentukan divisi balap khusus di negeri tirai bambu.
Baca Juga Salac Pecahkan Rekor Lap Moto2 Austria, Puncaki LatihanAmbisi besar QJ Motor untuk meningkatkan investasi secara signifikan di kejuaraan WorldSSP membuat mereka membutuhkan mitra yang memiliki rekam jejak dan pengalaman matang. Pendekatan intensif pun terjadi di balik layar, dimulai dari diskusi awal pada akhir pekan WorldSBK di Magny-Cours, kunjungan delegasi QJ Motor ke markas Ten Kate di Belanda, hingga kunjungan balasan petinggi tim Belanda langsung ke pabrik utama QJ Motor di China yang berujung pada penandatanganan kesepakatan jangka panjang.
Selain perombakan dari sisi teknis mesin, komposisi pembalap untuk musim 2027 juga mulai menemui titik terang. Pembalap berbakat asal Turki, Can Oncu, diproyeksikan akan tetap setia bersama skuad asuhan Gerrit ten Kate dan ikut ambil bagian dalam transisi besar dari Yamaha menuju proyek ambisius bersama QJ Motor. Sementara itu, kursi kedua tim saat ini tengah dikaitkan erat dengan pembalap Moto2 yang juga menjadi kandidat kuat untuk mengisi slot penting di garasi tim asal Belanda tersebut.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!