Pekan balap Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan ini langsung menyita perhatian publik pencinta ajang balap jet darat, terutama dengan sorotan yang mengarah kepada dua tim asal Amerika Serikat yang berada di grid, yakni Haas serta pendatang baru yang paling dinantikan, Cadillac. Menjelang bergulirnya rangkaian akhir pekan tersebut, skuad baru ini sebenarnya tampak sudah mengantongi kepastian susunan pembalap mereka untuk mengarungi musim kompetisi Formula 1 2027. Berdasarkan kontrak yang beredar, Valtteri Bottas dan Sergio Perez sama-sama diikat dengan kesepakatan berdurasi multi-tahun yang seharusnya mengamankan posisi mereka.

Namun, situasi mendadak berubah ketika konferensi pers prinsipal tim digelar. Dalam sesi tersebut, Marcin Budkowski selaku petinggi tim mendapat pertanyaan seputar performa Perez yang kini sudah mendekati rekor 300 penampilan Grand Prix dalam kariernya. Tidak hanya itu, ia juga ditodong pertanyaan mengenai potensi tim untuk merekrut Esteban Ocon agar mengisi posisi sebagai pembalap cadangan. Alih-alih memberikan jawaban yang lugas dan mengonfirmasi susunan pembalap, Budkowski justru melontarkan pernyataan yang memicu spekulasi liar di paddock.

Dalam tanggapannya di hadapan para awak media, Budkowski memberikan pujian tinggi terhadap etos kerja pembalap asal Meksiko tersebut. Ia menyatakan bahwa untuk ukuran seorang pembalap berpengalaman yang nyaris menyentuh usia senja karier balapnya, Perez sama sekali tidak menunjukkan gelagat atau gaya membalap seorang atlet yang mendekati masa pensiun. Sebaliknya, ia menilai sang pembalap masih memiliki daya juang yang luar biasa tinggi di atas lintasan balap.

- Advertisement -
Advertisement

Budkowski menjelaskan lebih lanjut bagaimana sang pembalap veteran terus mendorong kemajuan tim secara agresif di balik layar. Ia mengungkapkan, Perez secara rutin mengirimkan pesan singkat kepadanya dan anggota tim lainnya demi memastikan seluruh pihak bekerja keras meningkatkan performa mobil. Ada rasa lapar akan kemenangan dan motivasi membara yang dinilai sangat positif bagi perkembangan tim baru di kancah Formula 1 ini.

Baca Juga Toto Wolff Puji Kebangkitan Red Bull dan Waspadai Max Verstappen

Ketika disinggung secara spesifik mengenai masa depan kontrak jangka panjang yang dimiliki oleh Perez dan Bottas untuk musim 2027, sang prinsipal tim secara tegas menolak untuk mengonfirmasi ataupun membantahnya. Ia berdalih bahwa konferensi pers di sirkuit bukanlah tempat yang tepat untuk membahas detail kontrak kerja pembalap secara terbuka kepada publik.

Budkowski menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa segala bentuk keputusan resmi terkait susunan pembalap akan diumumkan melalui jalur formal pada waktu yang tepat. Hingga saat itu tiba, teka-teki mengenai siapa saja yang akan mengemudikan mobil tim asal Amerika ini pada tahun 2027 masih akan terus menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pengamat dan penggemar balap internasional.