Pergerakan signifikan terjadi di bursa transfer pembalap belakang layar Formula 1 ketika Sacha Fenestraz secara terbuka mengonfirmasi rencana masa depannya bersama Ferrari. Setelah memutuskan meninggalkan markas besar Mercedes di Brackley dan menyeberang ke Maranello pada musim panas ini, pembalap asal Argentina tersebut langsung mendapatkan jaminan penting untuk karier lintasannya.

Dalam wawancara eksklusif bersama Grande Premio di sela-sela akhir pekan balap Super Formula di Sirkuit Fuji, Fenestraz membeberkan detail di balik perannya sebagai pembalap simulator dan pengembangan. Kepindahannya tidak hanya menawarkan pengalaman bekerja dengan salah satu nama terbesar dalam sejarah motorsport dunia, tetapi juga membuka jalan nyata menuju kokpit mobil Formula 1 secara langsung.

“Kenyataannya, adalah sebuah impian bisa bekerja di sana, dan impian untuk bergabung dengan nama sebesar itu di dunia motorsport,” ujar Fenestraz mengungkapkan antusiasmenya terhadap lingkungan kerja barunya di Italia.

- Advertisement -
Advertisement

Lebih lanjut, ia menjelaskan dinamika pekerjaannya yang kini bergeser dari Inggris ke Italia. Rutinitas barunya kini melibatkan pengembangan simulator canggih milik Scuderia, yang diselingi dengan atmosfer kuliner khas Italia sebelum akhirnya ia turun langsung merasakan tenaga mobil Grand Prix di lintasan aspal.

“Pekerjaannya luar biasa; mirip dengan apa yang saya lakukan bersama Mercedes di Brackley, hanya saja sekarang saya bisa menyantap pasta yang enak di Italia dan mengendarai simulator Formula 1 Ferrari, serta berpotensi menjalani beberapa tes tahun depan juga, jadi ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa,” tambahnya dengan penuh semangat.

Rencana uji coba tersebut tampaknya sudah disusun secara matang, meskipun ada sedikit penyesuaian jadwal akibat komitmen balap lainnya. Fenestraz menyebutkan bahwa ia seharusnya dijadwalkan menjalani agenda uji coba dalam waktu dekat, namun harus tertunda karena bentrok dengan kalender balap Super GT di Sirkuit Autopolis.

Baca Juga Lando Norris Rebut Pole F1 Spa 2025, Hamilton ke Pit-Lane

“Saya akan menjalani tes tahun depan, saya sudah mengetahuinya dan mereka telah mengonfirmasinya. Seharusnya saya berada di sana minggu depan, tetapi saya tidak bisa hadir karena memiliki balapan Super GT di Autopolis, jadi ya sudahlah, itu akan terjadi pada akhirnya,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak manajemen Scuderia Ferrari hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal rinci pengujian tersebut. Namun, dari sudut pandang teknis, program uji coba menggunakan mobil TPC (Testing of Previous Cars) merupakan bagian krusial dari pengembangan pembalap simulator modern agar mereka dapat memberikan korelasi data yang lebih akurat.

“Saya sangat menantikannya, tetapi yang paling penting bagi mereka adalah agar saya masuk ke dalam mobil guna meningkatkan performa simulator saya. Semua pembalap simulator harus berada di balik kemudi mobil TPC untuk mendapatkan pengalaman langsung di mobil Formula 1, jadi saya hanya harus menunggu hari itu tiba,” tutupnya.

Sacha Fenestraz
Sacha Fenestraz saat berlaga di kancah balap formula Jepang.