Ajang Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat menyisakan kekecewaan mendalam bagi kubu Red Bull menyusul serangkaian masalah teknis dan operasional yang dapat dihindari. Dua pembalap mereka, Max Verstappen dan Isack Hadjar, meluapkan kemarahan besar setelah gagal memaksimalkan potensi mobil akibat rentetan kendala mulai dari start hingga strategi balapan yang dinilai tidak efektif.
Masalah bermula sejak lampu padam ketika Verstappen dan Hadjar gagal melakukan start dengan baik dari posisi kedua dan ketiga di grid. Situasi kian memburuk sepanjang balapan akibat gangguan komunikasi radio yang membuat interaksi dengan garasi pit menjadi sangat sulit, sementara Verstappen juga dibuat geram oleh keputusan strategi dua kali masuk pit yang membuka jalan bagi Kimi Antonelli untuk meraih kemenangan dominan dengan strategi satu kali pit.
Frustrasi di kokpit sangat terasa begitu balapan berakhir, di mana Verstappen langsung menyampaikan kekecewaannya melalui radio tim usai finis di posisi ketiga. Tanpa ragu, ia menyebut performa mobil sangat buruk, mulai dari pemilihan ban yang keliru, pit stop yang mengecewakan, hingga pengereman mesin yang tidak bekerja optimal sehingga tidak ada satu pun aspek yang berjalan sesuai harapan di atas lintasan.
Ketika berbicara kepada Viaplay mengenai keputusan strategi menggunakan ban lunak pada stint kedua saat kompon yang lebih keras tampaknya lebih menjanjikan, Verstappen menegaskan bahwa hal tersebut tidak pernah disepakati sebelumnya. Ia bahkan melontarkan sindiran tajam kepada media mengenai masalah keseimbangan dan pengereman mesin yang diperparah oleh gangguan radio, dengan menyatakan bahwa tim mungkin harus mulai berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat yang dinilainya lebih murah.
Baca Juga Sergio Perez Sebut Debut Bersama Cadillac Jadi Salah Satu Tahun TerbaiknyaSementara itu, kemarahan yang sama juga ditunjukkan oleh Isack Hadjar yang finis di posisi keenam. Ia secara terbuka menyatakan bahwa Red Bull membutuhkan desain kopling baru menyusul masalah start yang terus berulang dan dinilainya terlalu rapuh serta tidak mampu bekerja dengan baik dalam suhu tinggi.
Prinsipal Tim Red Bull, Laurent Mekies, tidak menutup mata atas berbagai kendala yang mengubah peluang kemenangan menjadi sore yang sangat membuat frustrasi bagi para pembalapnya. Mekies mengakui bahwa tim memiliki beberapa hal yang harus segera dibenahi dan dievaluasi secara menyeluruh demi menghadapi seri-seri selanjutnya di kalender Formula 1.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!