Cikarang Utara, Nusantara Media – Ratusan warga Perumahan Villa Kencana Blok EE, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, masih terjebak dalam keterpurukan akibat banjir yang melanda wilayah mereka. Hingga hari kedua pengungsian, stok makanan para korban sudah habis total, sementara bantuan resmi dari pemerintah dan BPBD Kabupaten Bekasi belum kunjung tiba.

 
Banjir merendam kawasan perumahan subsidi tersebut, memaksa ratusan warga mengungsi secara mandiri ke masjid, musala, serta tempat belajar anak-anak di sekitar kompleks. Pengungsi bertahan di lokasi pengungsian darurat tanpa pasokan logistik yang memadai.

  
Ratusan jiwa, termasuk anak-anak, lansia, dan keluarga dengan balita, menjadi korban. Mereka terpaksa meninggalkan rumah yang tergenang dan bertahan di tempat pengungsian sementara. 
Perumahan Villa Kencana Blok EE, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.


Banjir mulai melanda beberapa hari terakhir, dan hingga hari kedua pengungsian (per 19 Januari 2026), kondisi semakin kritis dengan stok makanan yang sudah habis. 
Curah hujan tinggi dan faktor lainnya menyebabkan banjir, sebagaimana kerap terjadi di kawasan ini berdasarkan riwayat sebelumnya. Namun, yang paling menyakitkan adalah lambatnya respons bantuan pemerintah, sehingga warga hanya mengandalkan uang kas RT, swadaya masyarakat, dan donasi mandiri yang dibuka pengurus masjid.

 
Selama dua hari terakhir, kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan hanya dipenuhi secara swadaya. Bantuan yang masuk baru dari pihak kepolisian berupa 5 dus mi instan serta obat-obatan dari puskesmas terdekat. Pengurus masjid terpaksa membuka donasi publik demi bertahan. Warga mendesak BPBD dan pemerintah daerah segera turun tangan dengan logistik darurat, evakuasi jika diperlukan, serta solusi jangka panjang agar banjir tidak berulang.

Warga setempat berharap perhatian cepat dari pihak berwenang agar penderitaan para pengungsi segera berakhir. “Kami butuh bantuan segera, anak-anak mulai kelaparan,” ujar salah seorang pengungsi yang enggan disebut namanya.

Pihak BPBD Kabupaten Bekasi diminta segera memberikan klarifikasi dan tindakan nyata. Banjir di kawasan Cikarang Utara, termasuk Villa Kencana, memang menjadi masalah tahunan yang memerlukan penanganan serius dari hulu hingga hilir.