Masih menjadi misteri yang menggantung: kapan Formula 1 akan merasakan sesi basah pertamanya dengan mobil regulasi 2026? Hingga GP Spanyol, jawabannya mungkin belum akan terjawab.

Cuaca kering sepanjang musim telah menjadi topik hangat di paddock. Beberapa kali hujan mengancam, tapi selalu urung terjadi. Miami sempat memajukan jadwal balapan tiga jam lebih awal demi menghindari badai petir, namun akhirnya balapan tetap digelar dalam kondisi kering.

Kanada bahkan sempat dinyatakan sebagai balapan dengan peringatan bahaya hujan (Rain Hazard), tetapi pada akhirnya lintasan tetap kering. Pekan GP Belgia juga lolos dari hujan, sementara Zandvoort hanya mengalami lintasan lembap setelah bendera kotak-kotak pada sprint race. GP dimulai dengan trek sedikit basah, tapi semua pembalap memakai ban slick.

- Advertisement -
Advertisement

Kondisi ini jelas tidak ideal. Dalam 12 seri yang sudah berjalan, belum ada satu pun sesi yang sepenuhnya basah. Tim-tim hanya mendapat sedikit kesempatan uji coba basah saat pramusim di Barcelona. Kini, Formula 1 menatap GP Spanyol di Madrid dengan prediksi cuaca yang kembali kering.

Baca Juga Leclerc Butuh Pemeriksaan Kesehatan Tambahan Usai Insiden Monza F1

Menurut layanan cuaca BBC, akhir pekan di Madrid akan panas dengan peringatan suhu sedang. Suhu diperkirakan mencapai 30 derajat Celsius pada sesi kedua Jumat, lalu 31 derajat pada kualifikasi Sabtu, dan naik satu derajat lagi pada hari balapan. Yang jelas, risiko hujan sepanjang akhir pekan adalah 0 persen.

Artinya, misteri perilaku mobil 2026 dalam kondisi basah masih akan berlanjut. Para penggemar mungkin harus bersabar lebih lama lagi untuk melihat drama balapan di tengah hujan yang sesungguhnya.