McLaren dipastikan akan mengadakan evaluasi internal menyusul insiden sengit antara Lando Norris dan Oscar Piastri di Grand Prix Italia, Minggu (7/9). Ketegangan sempat memuncak ketika Norris mengeluh melalui radio bahwa ia didorong keluar trek oleh rekan setimnya sendiri.

Pada lap ke-48, Norris berhasil melewati Piastri untuk merebut posisi keempat. Namun Piastri dengan cepat membalas satu lap kemudian. Saat Norris mencoba menyalip lagi di tikungan kiri, ia kehabisan ruang dan dua rodanya masuk ke rumput. Momen itulah yang memicu protes Norris di radio.

Prinsipal tim, Andrea Stella, menilai insiden tersebut sebenarnya tidak terlalu serius. "Saat Lando masuk rumput, dia protes di radio. Tapi setelah kami tinjau, episode itu jauh lebih ringan daripada kesan yang muncul saat itu," ujarnya. Stella menambahkan bahwa tim sengaja membiarkan kedua pembalapnya bertarung sesuai filosofi 'going racing'.

- Advertisement -
Advertisement

Meski demikian, Stella mengakui bahwa pertarungan internal itu mungkin membuat McLaren kehilangan waktu berharga dalam duel melawan Max Verstappen. "Apakah ada cara yang lebih baik untuk memberi perlawanan ke Verstappen? Kami akan tinjau. Di dinding pit, itu tidak terlihat jelas," katanya.

Baca Juga Hinchcliffe Soroti Keputusan Wolff Konsultasi Ayah Antonelli Soal Penalti Mesin

McLaren memiliki sejarah melakukan evaluasi serupa setelah GP Italia. Musim lalu, aturan 'papaya' sempat menjadi sorotan saat Piastri diperintahkan memberi jalan untuk Norris. Kini, dengan hasil akhir yang membuat kedua pembalap kehilangan podium, keputusan tim akan dinanti para penggemar.

Pada balapan yang berlangsung 53 lap itu, Verstappen berhasil melewati kedua McLaren untuk finis ketiga, di belakang George Russell dan pemenang balapan, Kimi Antonelli. Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi McLaren untuk menjaga sportivitas tim di sisa musim.