Banten, Nusantara Media - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Provinsi Banten. Peringatan ini dikeluarkan pada pukul 21:50 WIB hari ini, Sabtu (7/2/2026), menyusul prediksi terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang berpotensi menimbulkan kilat/petir dan angin kencang. Kondisi ini dapat menyebabkan risiko banjir, longsor, dan gangguan lalu lintas di wilayah terdampak.
Peringatan ini dikeluarkan oleh BMKG sebagai otoritas cuaca nasional. Masyarakat di wilayah Banten, termasuk penduduk di kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, dan Kota Serang, menjadi pihak yang paling terdampak dan diimbau untuk waspada.
Fenomena cuaca ekstrem ini diperkirakan mulai terjadi pada pukul 22:15 WIB malam ini dan akan berlangsung hingga pukul 00:00 WIB dini hari tanggal 8 Februari 2026.
Potensi hujan lebat diprediksi di Kabupaten Lebak, khususnya wilayah Cimarga, Sajira, Maja, dan sekitarnya. Kondisi ini dapat meluas ke wilayah lain, termasuk:
- Kabupaten Pandeglang: Cikeusik, Cigeulis, Panimbang, Angsana, Munjul, Bojong, Picung, Kaduhejo, Banjar, Pandeglang, Cadasari, Patia, Karang Tanjung, Sukaresmi, Mekarjaya, Sindangresmi, Koroncong, Majasari, Sobang.
- Kabupaten Lebak: Malingping, Panggarangan, Cipanas, Muncang, Leuwidamar, Bojongmanik, Gunungkencana, Banjarsari, Cileles, Rangkasbitung, Warunggunung, Cijaku, Cikulur, Cibadak, Cibeber, Wanasalam, Sobang, Curug Bitung, Kalanganyar, Lebakgedong, Cihara, Cirinten, Cigemlong.
- Kabupaten Serang: Ciruas, Kragilan, Pontang, Tirtayasa, Tanara, Cikande, Kibin, Carenang, Binuang, Petir, Tunjung Teja, Baros, Cikeusal, Pamarayan, Kopo, Jawilan, Bandung, Lebak Wangi.
- Kota Serang: Serang, Kasemen, Walantaka, Curug, Cipocok Jaya, dan sekitarnya.
Kondisi cuaca ini dipicu oleh pola atmosfer yang tidak stabil, termasuk peningkatan kelembapan udara dan angin konvergen di wilayah Jawa Barat bagian barat. Faktor musiman seperti musim hujan juga berkontribusi terhadap potensi cuaca ekstrem ini.
BMKG menyarankan masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan selama periode tersebut, memantau update cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau situs webnya, dan bersiap menghadapi kemungkinan banjir atau longsor. Pemerintah daerah diminta untuk mengaktifkan posko darurat dan evakuasi jika diperlukan. Warga dapat melaporkan kejadian darurat melalui hotline BMKG atau layanan darurat setempat.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!