Blitar, Nusantara Media – Pengelasan besi Wide Flange (WF) menjadi tahap krusial dalam pembangunan jembatan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Proses ini merupakan bagian penting dari sasaran fisik TMMD Ke-127 yang digelar Kodim 0808/Blitar.
Anggota Satgas TMMD, termasuk Serda Farel dari Yonif 512/QY, mengerjakan pengelasan secara bertahap dan teliti. Mereka didukung partisipasi aktif masyarakat setempat.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026, langsung di lokasi pembangunan jembatan Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Pengelasan besi WF berfungsi sebagai rangka utama penopang konstruksi jembatan, memastikan kekuatan, daya tahan maksimal, serta keselamatan pengguna. Tahap ini menentukan kekokohan keseluruhan jembatan agar aman dilalui masyarakat.
Pengerjaan dilakukan dengan ketelitian tinggi, mengutamakan keselamatan kerja dan kualitas sambungan. Meski menghadapi tantangan cuaca serta medan kerja, semangat Satgas TMMD tetap tinggi berkat dukungan warga. Setiap sambungan besi diperiksa agar presisi dan kuat.
Serda Farel menjelaskan, “Pengelasan ini sangat menentukan kekokohan jembatan. Kami pastikan setiap sambungan terlas dengan baik sehingga jembatan nantinya aman digunakan oleh masyarakat.”
Dengan progres pengelasan yang terus dikebut, pembangunan jembatan diharapkan rampung tepat waktu. Jembatan ini akan memperlancar akses transportasi antar dusun, meningkatkan perekonomian desa, serta menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa melalui program TMMD.
Program TMMD Ke-127 Kodim 0808/Blitar tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik seperti jembatan, rabat jalan, dan rumah layak huni, tetapi juga memperkuat gotong royong serta kesejahteraan masyarakat Desa Krisik.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!