Serang, Nusantara Media — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan Program Sekolah Gratis (PSG) akan diperluas ke Madrasah Aliyah (MA) Swasta mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan ini menjadi kabar gembira bagi ribuan siswa dan orang tua di Banten, setelah program serupa telah berjalan untuk SMA/SMK swasta sejak Juli 2025.

Untuk mengejar ketertinggalan satu tahun, Pemprov mengusulkan skema akselerasi yang memungkinkan PSG langsung mencakup siswa kelas 10 dan kelas 11 secara serentak pada Juli 2026 mendatang.

Kepastian ini diperoleh setelah Forum Komunikasi Kepala Madrasah Swasta (FKKMS) Provinsi Banten menggelar audiensi dengan Komisi V DPRD Provinsi Banten, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Banten, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kamis (5/3/2026).

- Advertisement -

Ketua FKKMS Provinsi Banten, Ocit Abdurrosyid Siddiq, menjelaskan bahwa inisiatif ini didasari prinsip keadilan pendidikan. Selama ini, siswa madrasah swasta kerap merasa dianaktirikan meski berada di bawah naungan Kemenag, sementara PSG SMA/SMK swasta telah berjalan.

“Dengan akselerasi ini, kami harap tidak ada lagi diskriminasi antara sekolah umum dan madrasah. Data madrasah sedang diverifikasi melalui Kantor Cabang Dinas (KCD) agar penyaluran tepat sasaran,” ujar Ocit.

Dukungan legislatif datang kuat dari anggota Komisi V DPRD Banten, Muhsinin dan Fadel Islami Rakhmat. Muhsinin berkomitmen mengawal penganggaran agar regulasi dan dana aman, sementara Fadel membuka ruang diskusi teknis lebih lanjut.

Plt. Sekretaris Dindikbud Banten, Rahmat, menyatakan koordinasi dengan Kanwil Kemenag telah matang. Mekanisme penyaluran masih dikaji, apakah melalui hibah Biro Kesra atau langsung ke rekening siswa. “Prioritas utama adalah akselerasi ini terealisasi tahun ini,” tegasnya.

Kepala Kanwil Kemenag Banten, Amrullah, menyambut positif langkah FKKMS dan meminta bantuan memvalidasi data madrasah agar verifikasi berjalan cepat. Hal ini diharapkan memungkinkan madrasah swasta mensosialisasikan program PSG saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Mei-Juni 2026.

FKKMS Provinsi Banten merupakan organisasi yang menghimpun kepala madrasah swasta (MI, MTs, MA) serta berkolaborasi dengan organisasi profesi guru seperti PGMI Raya, PGM Indonesia, dan lainnya. Organisasi ini konsisten mengawal pemerataan akses pendidikan tanpa dikotomi antara sekolah umum dan madrasah di Banten.

Program PSG ini merupakan janji unggulan Gubernur Banten untuk mendukung pemerataan pendidikan dan menekan angka putus sekolah, sejalan dengan upaya nasional meningkatkan akses pendidikan menengah berkualitas.