Pembalap muda penuh bakat asal Italia, Kimi Antonelli, kini berada di ambang sejarah besar ajang balap jet darat Formula 1 menjelang akhir pekan penentuan di Autodromo Hermanos Rodriguez. Pembalap berusia 20 tahun tersebut sebenarnya melewatkan peluang emas pertamanya untuk mengunci gelar juara dunia pada akhir pekan lalu di Grand Prix Amerika Serikat di Austin, meskipun ia berhasil meraih kemenangan luar biasa dari posisi pole untuk mengamankan kemenangan kesembilannya musim ini.
Hasil finis di posisi kedelapan yang diraih oleh George Russell serta posisi keempat yang diamankan oleh Lewis Hamilton secara matematis berhasil menjaga perebutan gelar tetap hidup untuk sementara waktu. Kendati demikian, keunggulan angka di klasemen sementara masih sangat aman di tangan pembalap andalan skuad Panah Perak tersebut, di mana ia kini memimpin rekan setimnya dengan selisih 123 poin serta unggul 124 poin dari pembalap asal Inggris tersebut.
Dengan menyisakan lima seri balapan hingga penghujung musim kompetisi, sang bintang muda telah mengumpulkan total 365 poin, berbanding 242 poin milik Russell dan 241 poin yang dikantongi oleh Hamilton. Meskipun masih ada 125 poin maksimal yang tersisa di atas kertas, angka tersebut akan segera menyusut menjadi 100 poin setelah bendera finis berkibar di Mexico City, membuat skenario perebutan gelar semakin mengerucut akhir pekan ini.
Secara matematis yang sangat ketat, tambahan dua poin saja sudah cukup untuk memastikan gelar juara dunia jatuh ke tangan pembalap asal Italia itu, bahkan dalam skenario terburuk sekalipun di mana salah satu dari kedua pesaing terdekatnya berhasil memenangi balapan utama. Apabila Russell keluar sebagai pemenang dan sang pemimpin klasemen hanya mampu finis di posisi kesembilan, selisih poin akhir musim akan tetap berada di angka tepat 100 poin.
Kendati memiliki poin yang setara dalam skenario tersebut, ia tetap akan dinobatkan sebagai juara dunia melalui keunggulan hitung jumlah kemenangan grand prix, mengingat ia telah mengoleksi sembilan kemenangan sepanjang musim ini. Bahkan, rival terdekatnya dari Britania Raya tersebut paling banyak hanya mampu mengumpulkan delapan kemenangan secara keseluruhan seandainya mampu menyapu bersih seluruh sisa balapan terakhir.
Selain itu, ia juga masih bisa memastikan mahkota juara dunia meskipun hanya finis di posisi kesepuluh dengan catatan sang rekan setim gagal meraih kemenangan, atau bahkan tanpa meraup satu poin pun jika kedua pesaing utamanya gagal keluar sebagai pemenang di Meksiko. Satu-satunya celah yang dapat memperpanjang drama perebutan gelar hingga seri berikutnya di Brasil adalah kemenangan dari Russell dengan syarat sang pemimpin klasemen finis di luar zona sepuluh besar, atau kemenangan dari peraih gelar juara dunia tujuh kali dengan syarat sang pemuncak klasemen gagal finis di zona poin.
Baca Juga FIA Kecam Serangan Online ke Steward Usai Penalti Colapinto di GP BelandaMenanggapi momentum bersejarah yang sudah di depan mata ini, sang pemuda asal Bologna tersebut tidak lagi menutup-nutupi antusiasmenya setelah sebelumnya selalu memilih merendah ketika disinggung mengenai peluang titel juara. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota tim, termasuk Mercedes, siap menyambut akhir pekan krusial ini dengan mentalitas menyerang yang penuh percaya diri demi meraih hasil terbaik di atas lintasan.
"Saya sangat antusias. Kami tentu ingin mengunci gelar juara ini dengan penuh gaya melalui hasil yang luar biasa," ujar pembalap andalan skuad Jerman tersebut. "Itu selalu menjadi pola pikir kami, dan itulah pola pikir yang akan terus kami bawa dari sekarang hingga akhir musim kompetisi berakhir."
Ia menambahkan bahwa dirinya hanya ingin fokus menikmati setiap detik perjalanan luar biasa ini karena momen-momen bersejarah seperti ini akan selalu dikenang sepanjang hidupnya. Jika berhasil mengunci gelar dunia pada hari Minggu mendatang di Mexico City, ia akan menorehkan recta baru sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah Formula 1 pada usia 20 tahun dan 68 hari, sekaligus memecahkan rekor abadi yang sebelumnya dipegang oleh Sebastian Vettel.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!