Pabrikan Ducati secara resmi mengonfirmasi bahwa Pecco Bagnaia harus dilarikan ke rumah sakit di Qatar setelah mengalami kecelakaan hebat dalam balapan sprint MotoGP pada hari Sabtu. Insiden horor ini terjadi pada tikungan terakhir lap pembuka, memaksa pengawas balapan untuk mengibarkan bendera merah dan menghentikan jalannya sesi secara sementara demi evakuasi medis yang aman.
Sebelum insiden nahas tersebut terjadi, pembalap asal Italia itu sebenarnya tengah menjalani salah satu akhir pekan terbaiknya musim ini. Bagnaia mampu mengamankan tiket langsung ke sesi Q2 pada hari Jumat setelah menempati posisi keempat dalam sesi latihan bebas, sebelum akhirnya mengamankan posisi start kelima di atas motor pabrikan Ducati miliknya yang kompetitif.
Memulai balapan sprint sepanjang 11 lap tersebut dengan cukup baik, Bagnaia sempat merangsek masuk ke dalam barisan peraih podium pada tikungan-tikungan awal. Namun, situasi berubah cepat ketika ia harus terdorong turun ke posisi kelima saat lap pertama berlangsung sengit, sebelum bencana terjadi di tikungan terakhir sirkuit.
Petaka bermula ketika pembalap tim Gresini Racing, Fermin Aldeguer, menabrak bagian belakang motor Bagnaia. Benturan keras tersebut tidak dapat dihindarkan dan mengirim sang pembalap Italia ke dalam kecelakaan parah yang langsung memicu pengibaran bendera merah oleh steward.
Meskipun sempat ditandu keluar oleh para petugas lintasan dalam kondisi sadar, pemeriksaan awal memberikan kabar buruk bagi kubu Borgo Panigale. Direktur Medis MotoGP, Angel Charte, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan di Pusat Medis Sirkuit Internasional Lusail menunjukkan adanya cedera serius pada bagian kaki sang pembalap.
Pernyataan resmi dari tim Ducati menyebutkan bahwa pemeriksaan awal yang dilakukan di sirkuit mengungkapkan adanya dua patah tulang pada kaki kanan Bagnaia, yang melibatkan metatarsal keempat dan kelima. Sang pembalap langsung dipindahkan ke Rumah Sakit Doha malam ini untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna menentukan apakah fraktur tersebut memerlukan tindakan operasi segera.
Baca Juga Alex Marquez Alami Crash di Race GP Le Mans 2025Hingga berita ini diturunkan, Ducati belum secara resmi mengonfirmasi bahwa Bagnaia akan absen dari balapan utama Grand Prix Qatar pada hari Minggu. Kendati demikian, absennya sang pembalap tampaknya menjadi keniscayaan berdasarkan pembaruan medis darurat yang dirilis oleh tim.
Situasi ini tentu menjadi pukulan berat mengingat Bagnaia kini sedang berada di penghujung masa baktinya sebagai pembalap Ducati, sebelum kepindahannya yang telah dinanti-nantikan menuju pabrikan Aprilia pada musim depan. Ia tentu sangat berharap bisa segera pulih untuk menuntaskan dua seri terakhir di Portugal dan Valencia, sebelum nantinya dijadwalkan menjajal motor Aprilia untuk pertama kalinya pada tes pascabalap Valencia tanggal 1 Desember mendatang.
Sementara itu, FIM Stewards bergerak cepat menyelidiki insiden antara Bagnaia dan Aldeguer, dan memutuskan bahwa pembalap Gresini tersebut berada di pihak yang bersalah. Sebagai konsekuensinya, Aldeguer dijatuhi hukuman dua kali long lap penalty untuk balapan sprint ulangan sepanjang 10 lap, sementara potensi hukuman lanjutan untuk balapan utama hari Minggu masih belum diputuskan secara pasti.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!