Pembalap muda asal Australia, Oscar Piastri, mengungkapkan rasa optimismenya meskipun merasa hasil balapannya di Grand Prix Brasil belum sepenuhnya maksimal. Memulai balapan dari posisi ke-10 di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah, ia harus berjuang keras di awal lomba sebelum akhirnya menemukan ritme kecepatan terbaiknya di atas lintasan Interlagos yang menantang.

Sepanjang paruh awal balapan, laju kendaraan sempat tertahan cukup lama di belakang pembalap Liam Lawson. Perlahan namun pasti, ia mampu mencari celah dan melakukan manuver overtaking krusial pada Lap 24 untuk melewati pembalap Racing Bulls tersebut. Kendati demikian, ia mengakui bahwa hasil akhir ini masih menyisakan sedikit kekecewaan karena potensi mobil sebenarnya bisa meraih hasil yang jauh lebih baik jika tidak terkendala posisi start.

Berbicara kepada F1TV selepas balapan, sang pembalap menyoroti peningkatan kecepatan mobil yang mulai terlihat konsisten. Rasanya hari ini berjalan cukup baik, meskipun ia berharap posisi finis bisa berada sedikit lebih tinggi. Masih ada beberapa hal yang harus dibenahi, namun ia merasa catatan waktu dan kecepatan balap setelah beberapa lap awal terasa sangat kuat dan menjanjikan untuk tiga seri penutup musim ini.

- Advertisement -
Advertisement

Prinsip evaluasi menyeluruh juga disampaikan oleh pimpinan tim McLaren, Andrea Stella. Menurut sang prinsipal, paket pembaruan teknis yang dibawa tim telah sukses menghasilkan mobil yang jauh lebih cepat, namun waktu yang terbuang saat harus bertarung menyalip pembalap lain membuat potensi maksimalnya sedikit terhalang.

Baca Juga Max Verstappen Ungkap Penyebab Gagal Raih Pole GP Amerika Serikat

Di sisi garasi yang berbeda, hari perlombaan menghadirkan kisah kontras bagi rekan setimnya. Setelah sempat mengalami awal yang kurang ideal, Lando Norris justru mampu bangkit secara luar biasa untuk mengamankan kemenangan ketiganya musim ini dengan keunggulan signifikan atas rival-rivalnya di barisan depan.