Pandeglang, Nusantara Media – Aksi heroik warga Kampung Nagreg RT 002/RW 007 Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigelis, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi sorotan setelah seorang ibu bernama Iis yang baru saja melahirkan terpaksa di-tandu secara bergantian menuju rumahnya.

Ibu Iis (warga setempat yang baru melahirkan) dan  warga Desa Karang Bolong yang terlibat dalam aksi gotong royong menggotong tandu.

Karena kondisi jalan rusak parah, ibu pasca melahirkan tidak bisa diangkut menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Warga terpaksa mengangkat tandu secara manual melewati jalan berlubang dan berbatu yang sudah rusak parah puluhan tahun.

- Advertisement -

Kejadian terjadi beberapa hari lalu diKampung Nagreg RT 002/RW 007, Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigelis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Warga kecewa berat karena akses jalan menuju kampung tersebut tidak pernah diperbaiki selama puluhan tahun. Mereka merasa “tak pernah dilirik” oleh pemerintah. Selain jalan rusak, penerangan jalan umum juga minim sehingga semakin membahayakan warga, terutama saat malam hari dan keadaan darurat seperti melahirkan.

Dengan penuh semangat gotong royong, puluhan warga bergantian mengangkat tandu Ibu Iis melewati jalan yang rusak. Aksi ini langsung menuai decak kagum sekaligus protes keras. 

Iyung beserta Warga lainnya menyuarakan harapan mendesak agar Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten, dan Pemerintah Pusat segera memperbaiki jalan rusak serta memasang lampu penerangan jalan di wilayah tersebut.

Ibu Iis baru melahirkan di Desa Karang Bolong Pandeglang terpaksa ditandu warga heroik karena jalan rusak puluhan tahun. Warga kecewa dan mendesak pemerintah kabupaten, provinsi, serta pusat segera perbaiki jalan & tambah penerangan.