Pembalap Max Verstappen kembali melontarkan kritik tajam terhadap kondisi lintasan di Circuit of the Americas (COTA) menyusul masalah fisik serius yang ia alami pada bagian punggungnya. Meskipun mengakui bahwa sirkuit di Texas tersebut merupakan salah satu venue terbaik di kalender balap dunia, ia menilai bahwa tingkat kontur aspal yang tidak rata sudah berada di ambang batas yang tidak dapat ditoleransi lagi oleh para pembalap Formula 1 modern.

Persoalan mengenai kontur tanah yang labil di kawasan tersebut sebenarnya bukanlah hal baru, mengingat sirkuit ini kerap dikeluhkan baik oleh para pengemudi roda empat maupun oleh para pebalap MotoGP dalam beberapa musim terakhir. Pihak penyelenggara sirkuit sebetulnya telah berupaya melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk melakukan pengaspalan ulang di sejumlah titik krusial. Kendati demikian, berbagai intervensi permukaan tersebut dinilai belum mampu menuntaskan akar permasalahan yang bersumber langsung dari struktur tanah di bawahnya.

Peraih gelar juara dunia tersebut menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan selama ini oleh pengelola sirkuit hanyalah bersifat sementara atau sekadar solusi tambal sulam semata. Menurut pandangannya, penyelesaian masalah secara permanen menuntut pembongkaran total struktur bawah lintasan agar kestabilan tanah dapat terjamin sepenuhnya. Langkah radikal semacam itu tentu membutuhkan alokasi biaya yang sangat besar serta durasi pengerjaan yang panjang, namun hal tersebut dipandang sebagai sebuah keniscayaan demi keselamatan jangka panjang para atlet.

- Advertisement -
Advertisement

"Adoro questa pista, adoro questo posto. E uno dei migliori tracciati di sempre ed e uno dei migliori circuiti in cui correre. Ma per me, le asperita che abbiamo sono inaccettabili", ujar Max Verstappen menegaskan kekagumannya sekaligus kekecewaannya. Ia menambahkan bahwa upaya perbaikan yang hanya menutupi permukaan luar ibarat menempelkan plester pada luka yang teramat parah, sementara masalah fundamental di bagian bawah dibiarkan begitu saja tanpa penanganan mendasar.

Baca Juga Hamilton Ungguli Leclerc di Kualifikasi F1 GP Spanyol 2026

Dampak dari lintasan yang bergelombang ini ternyata berimbas langsung pada kesehatan fisik para pengemudi, di mana Max Verstappen mengaku merasakan hantaman keras pada bagian tulang belakangnya usai melakoni rangkaian balapan. Area krusial seperti tikungan pertama dan tikungan kesembilan yang terletak persis di zona pengereman berat membuat kendaraan generasi terbaru semakin rentan membentur aspal secara agresif, terutama ketika komponen aerodinamika bekerja secara maksimal menahan beban vertikal yang ekstrem.