Menghadapi rangkaian balapan akhir pekan pada ajang Grand Prix Amerika Serikat, juara dunia Formula 1 empat kali Max Verstappen melontarkan peringatan keras mengenai kondisi lintasan di Circuit of the Americas (COTA). Pembalap andalan Red Bull Racing tersebut secara terbuka berkelakar bahwa dirinya mungkin harus memesan tulang belakang baru atau bertransformasi menjadi sesosok robot akibat permukaan aspal yang dinilai luar biasa tidak rata di Austin.
Komentar bernada gurauan namun sarat akan peringatan teknis ini disampaikan oleh sang pembalap asal Belanda menyusul pengamatannya terhadap ajang World Endurance Championship yang baru saja melintasi lintasan yang sama di Texas. Kondisi permukaan aspal yang bergelombang parah terbukti menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap yang memacu kendaraan mereka di batas maksimal kecepatan tinggi. Bagi Verstappen, tantangan fisik ini akan menuntut ketahanan tubuh yang luar biasa dari setiap pengemudi yang turun ke lintasan.
"Dari apa yang saya lihat di WEC, lintasan ini sangat bergelombang. Ya Tuhan, saya mungkin harus memesan tulang belakang baru setelah akhir pekan ini atau menjadi seperti Robocop. Gila," ujar Verstappen menggambarkan betapa ekstremnya kondisi lintasan di COTA jelang akhir pekan balapan.
Meskipun datang ke Austin dengan membawa momentum positif usai meraih serangkaian hasil kompetitif di beberapa seri sebelumnya, Verstappen memilih untuk meredam ekspektasi publik dan tim. Ia menegaskan bahwa karakter COTA sangat berbeda dibandingkan sirkuit-sirkuit sebelumnya, sehingga pendekatan balapan harus dilakukan secara hati-hati dari satu sesi ke sesi berikutnya tanpa terbuai oleh hasil masa lalu.
"Maksud saya, ini sangat sulit untuk dikatakan. Saya tidak ingin mengatakan sekarang bahwa saya akan berada dalam pertarungan di Austin, namun ya, beberapa akhir pekan terakhir sangat luar biasa. Tapi saya hanya menjalaninya balapan demi balapan, dan begitu kami berada di Austin, barulah kami akan melihat bagaimana kelanjutannya di sana. Namun ini kembali menjadi lintasan yang sangat berbeda," jelas Verstappen menambahkan dalam konferensi pers pascalomba.
Baca Juga Norris Pole di Madrid, Antonelli Terpaut 0,011 DetikSelain tantangan fisik akibat kontur lintasan di Austin, kalender balap Formula 1 juga langsung dihadapkan pada seri berikutnya di Meksiko yang terkenal dengan tantangan geografisnya. Faktor ketinggian tempat di Autodromo Hermanos Rodriguez akan memaksa unit tenaga bekerja ekstra keras dalam suhu operasional yang sangat tinggi, sebuah variabel teknis yang membutuhkan presisi tinggi dari para insinyur.
"Itu sekali lagi menjadi tantangan baru bagi semua orang, Anda tahu, untuk menghadapi gundukan-gundukan tersebut. Dan kemudian kami pergi dari sana. Kami harus pergi ke Meksiko, sekali lagi, dataran tinggi, semuanya akan berjalan sangat panas. Kita perlu melihat bagaimana performa mesin pada ketinggian tersebut, bagaimana perilaku mobil, karena ini sangat berbeda. Jadi, Anda tahu, ada begitu banyak hal berbeda yang bisa Anda lakukan dengan benar atau salah dalam balapan-balapan tersebut, tetapi kita akan lihat nanti," tutupnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!