Leonardo Fornaroli akan terus memegang peran krusial sebagai pembalap cadangan dan ketiga McLaren di ajang Formula 1 untuk musim 2027. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari tim yang berbasis di Woking tersebut terhadap perkembangan karier sang pembalap asal Italia. Tidak hanya fokus di ajang balap mobil roda terbuka paling bergengsi di dunia, Fornaroli juga dipersiapkan untuk menghadapi tantangan baru yang sangat prestisius di kancah balap ketahanan dunia melalui program World Endurance Championship (WEC).
Langkah strategis ini menandai babak baru yang sangat penting dalam perjalanan profesional Fornaroli. Selain mempertahankan perannya di garasi Formula 1, ia akan turun langsung mengemudikan mobil Hypercar terbaru dari pabrikan Inggris tersebut di ajang WEC. Kombinasi peran ganda ini diyakini akan memberikan pengalaman kompetitif yang luar biasa, memungkinkannya untuk terus mengasah kemampuan teknis di Formula 1 sekaligus kembali merasakan atmosfer kompetisi balap ketahanan level tertinggi yang menuntut ketahanan fisik dan mental luar biasa.
Keterlibatan berkelanjutan Fornaroli dalam program Formula 1 McLaren dibangun atas dasar fondasi yang kuat sepanjang musim-musim sebelumnya. Berbagai program pengembangan intensif seperti sesi Testing of Previous Cars (TPC), penampilan dalam sesi latihan bebas Grand Prix, serta jam kerja yang panjang di simulator telah mempererat hubungan kerjanya dengan tim teknik. Pengalaman berharga ini menjadi bekal krusial yang akan ia bawa saat melangkah ke garasi WEC tahun depan, di mana adaptasi cepat terhadap mesin baru dan strategi balap menjadi kunci utama kesuksesan.
Dalam wawancara eksklusif bersama Motorsport.com, Fornaroli menyampaikan rasa terima kasih dan antusiasmenya atas kepercayaan besar yang diberikan oleh tim. "Program yang diberikan McLaren kepada saya tahun ini sangat luar biasa. Hari-hari TPC yang telah saya selesaikan bersama tim, dua sesi FP1, dan semua pekerjaan yang telah saya lakukan di simulator telah menjadi pengalaman yang sangat berharga. Setiap kali saya bekerja dengan tim, saya belajar sesuatu yang baru. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada McLaren atas dukungan dan peluang pengembangan yang mereka berikan kepada saya," ungkap Fornaroli dengan penuh rasa syukur.
Baca Juga Alonso Puji Strategi Reaktif Aston Martin di GP BelandaTransisi menuju balap ketahanan tentu membawa tantangan tersendiri, mengingat karakteristik mobil Hypercar yang jauh berbeda dengan mobil Formula 1. Fornaroli menyadari bahwa kejuaraan WEC sangat kompetitif dan membutuhkan proses pembelajaran yang mendalam, mulai dari teknik menyusul di lintasan, pemahaman strategi balap yang kompleks, hingga adaptasi menyeluruh terhadap kokpit tertutup. Namun, ia optimis bahwa seluruh tempaan yang didapatkannya di Formula 1 telah membekalinya dengan perangkat mental dan teknis yang memadai untuk menghadapi transisi tersebut secara mulus.
Pembalap muda berbakat ini bahkan telah merasakan impresi awal mengemudikan mobil Hypercar McLaren di atas lintasan. Meskipun kesempatan pertamanya dibatasi oleh jarak tempuh yang singkat, sensasi mengendarai mobil dengan kokpit tertutup untuk pertama kalinya memberikan kesan mendalam yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Tes privat yang lebih komprehensif telah dijadwalkan untuk membantunya mendalami karakter mobil serta memulai program pengembangan intensif menjelang debut resmi di ajang WEC.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!