Menjelang akhir pekan balapan yang krusial di Sirkuit Americas, Max Verstappen kembali mencuri perhatian publik Formula 1 dengan meluncurkan desain helm spesial yang mengusung tema khas Texas untuk Grand Prix Amerika Serikat. Sang juara dunia empat kali ini memilih untuk memberikan sentuhan unik pada mahkota pelindungnya, memadukan identitas balapnya yang biasa dengan nuansa koboi kota Austin yang ikonik.

Pebalap asal Belanda tersebut pertama kali memamerkan desain anyar tersebut melalui akun media sosial pribadinya, yang langsung memicu antusiasme luar biasa dari para penggemar di seluruh dunia. "Menuju Texas. Saya akan datang ke Austin dengan helm spesial ini!" tulis Verstappen menyertai unggahan foto-foto detail dari pelindung kepala terbarunya yang tampil mencolok dengan kombinasi warna patriotik.

Perubahan paling mencolok dari helm baru ini terletak pada logo singa yang berada di bagian atas, di mana sang singa kini tampak mengenakan topi koboi yang khas. Desain singa tersebut tampil menonjol dengan balutan warna biru di atas latar belakang putih bersih, sementara skema warna merah, putih, dan biru yang selama ini menjadi ciri khasnya tetap dipertahankan secara keseluruhan untuk menjaga konsistensi visual.

- Advertisement -
Advertisement

Antusiasme pendukung tidak hanya berhenti pada desain helm saja, karena Red Bull Racing juga menyiapkan kejutan lain di paddock Austin. Bersama rekan setimnya, Isack Hadjar, sang bintang utama akan mengenakan balap serba putih bergaya vintage yang langsung memicu spekulasi dan harapan besar di kalangan penggemar agar tim asal Milton Keynes tersebut turut menurunkan corak mobil berwarna putih.

Baca Juga Verstappen Rebut Pole Sprint GP Singapura 2026 yang Sengit

Di sisi lain, kedatangan Verstappen ke Austin dibayangi oleh performa kompetitif yang terus ia tunjukkan usai meraih serangkaian hasil positif di berbagai ajang. Meski demikian, jadwal padat tidak menghentikannya untuk terus membalap, termasuk turun di ajang GT World Challenge Europe akhir pekan ini sebelum bersiap menghadapi rangkaian balapan triple-header Amerika Utara.