Pembalap andalan Max Verstappen tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah melakoni balapan yang penuh masalah di ajang Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Meskipun sukses mengamankan posisi podium ketiga, sang juara dunia empat tahun tersebut merasa bahwa timnya telah melakukan kesalahan besar dalam pengambilan keputusan strategis di atas lintasan. Balapan akhir pekan ini seharusnya bisa menghadirkan hasil yang lebih baik andai seluruh elemen teknis bekerja secara selaras, namun berbagai kendala justru menghantui sejak lampu start padam.
Pada awal perlombaan, Max Verstappen sempat mengalami start yang kurang ideal sehingga posisinya sempat melorot di belakang rival terberatnya. Kendati mampu merebut kembali posisi tersebut sebelum lap pertama berakhir, jalannya balapan tidak lantas menjadi lebih mudah. Red Bull memutuskan untuk mengambil risiko tinggi dengan menerapkan strategi dua kali masuk pit lebih awal, sebuah perjudian taktis yang pada akhirnya berbuah pahit karena tidak didukung oleh kecepatan murni yang memadai untuk mengejar para pesaing terdepan di barisan grid.
Situasi semakin rumit ketika laju balapan dikuasai oleh pembalap muda berbakat Andrea Kimi Antonelli yang tampil begitu dominan sepanjang akhir pekan. Max Verstappen bahkan harus rela kehilangan posisi kedua di fase-fase akhir balapan setelah takluk dalam duel ketat melawan pembalap Ferrari asal Monako, Charles Leclerc. Kombinasi antara pemilihan kompon ban yang keliru dan masalah teknis pada unit daya membuat mobil terasa sangat tidak konsisten di setiap tikungan sirkuit Austin.
Mengomentari jalannya balapan yang penuh rintangan tersebut, Max Verstappen secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya kepada awak media. "Cukup membuat frustrasi, jujur saja. Ini bukan balapan yang benar-benar bagus untuk kami. Dalam retrospeksi, tentu saja sangat mudah untuk dikatakan, tetapi untuk alasan apa pun kompon yang lebih lunak hari ini tidak bekerja dengan baik," ungkap pembalap asal Belanda itu mengenai keputusan pemilihan ban yang meleset dari perkiraan awal.
Baca Juga Hamilton Dapat Peringatan, Ferrari Didenda Rp170 Juta di GP BahrainLebih lanjut, ia merinci berbagai masalah pelik yang mengganggu konsistensi mengemudinya sepanjang akhir pekan di Amerika Serikat. "Saya pikir juga cara kami menggunakan ban, urutannya salah, ditambah lagi, saya pikir pada satu titik sangat jelas bahwa orang-orang dengan kompon yang lebih keras menemukan banyak cengkeraman, jadi saya rasa kami juga tidak benar-benar bereaksi terhadap hal itu. Hanya mungkin sedikit terlalu berpegang pada keyakinan kami dari beberapa balapan terakhir di mana kompon yang lebih lunak adalah yang tercepat dan jelas di sini itu tidak berhasil," tambahnya.
Tidak hanya persoalan strategi ban yang salah urutan, Max Verstappen juga menyoroti masalah teknis internal pada mesin mobil serta ketidaksempurnaan operasional di area pit lane. "Selain itu, terlalu banyak masalah dengan unit daya di mana perilakunya sangat tidak konsisten di sekitar tikungan. Setiap putaran, setiap tikungan, perilaku berbeda. Jadi Anda tidak dapat membangun ritme, Anda tidak dapat membangun konsistensi apa pun di dalam mobil. Saya mengalami pit stop yang lambat. Jadi ya, terlalu banyak hal hari ini yang tidak berjalan dengan baik," tegasnya menutup evaluasi.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!