Ujian kesabaran yang sesungguhnya kini tengah dihadapi oleh pembalap andalan Max Verstappen bersama rekan setimnya di Red Bull Racing, Isack Hadjar. Sepanjang paruh musim kompetisi Formula 1, kedua pembalap tersebut dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa mobil RB22 milik mereka memiliki kelemahan mendasar pada fase start. Masalah krusial ini kembali terlihat secara nyata pada awal balapan Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of the Americas, di mana kedua pembalap gagal meluncur dengan optimal dari grid terdepan.
Kelemahan pada detik-detik awal balapan tersebut membuat Red Bull langsung berada di posisi yang kurang menguntungkan dibanding para rival terdekat mereka. Isack Hadjar secara terbuka mengungkapkan pesimismenya terkait potensi penyelesaian masalah ini dalam waktu dekat. Menurut sang pembalap asal Prancis, sistem kopling yang terpasang pada mobil terlalu rentan dan melibatkan banyak komponen teknis yang rumit, sehingga ia tidak memperkirakan adanya perbaikan signifikan hingga akhir musim balap.
Pandangan serupa juga diperkuat oleh pernyataan resmi dari pimpinan tim, Laurent Mekies, yang, dilansir dari Speedweek, mengakui bahwa problem teknis ini tidak bisa diselesaikan dengan cara instan. Kompleksitas mesin membuat seluruh departemen pabrik harus bekerja ekstra keras. Seperti yang dijelaskan oleh Mekies dalam keterangannya, "Das ist ein komplexes Problem, die Performance auf den ersten Metern betrifft so ziemlich jede Abteilung in unserem Werk, ausser vielleicht die Aerodynamik. Es geht um den Motor, das Getriebe, die Kupplung – das sind viele Dinge, und wir haben auch seit Saisonstart gesehen, dass wir nicht die Messlatte fur die Gegner sind, wenn es um die Leistung in der Startphase geht."
Meskipun demikian, tim teknik Red Bull tidak tinggal diam dan terus berupaya meminimalisasi kerugian di setiap akhir pekan balapan. Mekies menambahkan bahwa peningkatan performa mobil secara keseluruhan justru membuat kelemahan saat start ini terasa semakin menyakitkan, mengingat para pesaing utama mereka memiliki keunggulan yang sangat dominan dalam aspek peluncuran awal dari garasi start.
Baca Juga Kepergisan Mark Webber Dinilai Tidak Hormat oleh Christian HornerLebih lanjut, manajemen tim menegaskan bahwa perubahan besar pada perangkat keras atau hardware baru bisa direalisasikan pada musim kompetisi tahun depan. Untuk sisa balapan musim ini, para insinyur hanya bisa fokus meredam kerugian dan mengumpulkan data berharga. "Ich bin mir also sicher, dass wir den Ruckstand bei der Start-Performance bis zum Saisonende noch weiter verringern konnen, denn wir lernen mit jedem Rennen dazu und setzen immer neue Ideen um, die uns dabei helfen. Aber ich weiss auch, dass wir bis zum Saisonende nicht die besten Starts im Feld hinlegen werden," pungkas Mekies, memberikan gambaran realistis bagi para penggemar.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!