Pembalap pabrikan Honda, Luca Marini, akhirnya memberikan penjelasan mendalam mengenai kondisi kesehatan mengkhawatirkan yang memaksanya absen dari balapan MotoGP Australia akhir pekan lalu di Sirkuit Phillip Island. Virus misterius yang menyerang tubuhnya tersebut ternyata menimbulkan dampak fisik yang sangat parah hingga membuatnya kehilangan kendali atas kekuatan otot-ototnya secara drastis.

Situasi pelik tersebut sempat membuat skuad pabrikan asal Jepang itu kehilangan seluruh wakilnya di grid balapan utama Phillip Island. Menjelang kembalinya ia ke atas lintasan pada seri Grand Prix Malaysia di Sepang, pembalap asal Italia ini blak-blakan menceritakan betapa aneh dan menakutkannya gejala yang ia rasakan selama terbaring sakit di kamar hotelnya.

Dalam sesi jumpa pers hari Kamis di Sepang, Luca Marini mengenang kembali momen-momen sulit ketika tubuhnya menolak untuk diajak kompromi. Sensasi luar biasa aneh itu belum pernah ia rasakan sebelumnya sepanjang karier profesionalnya sebagai atlet balap motor Grand Prix tingkat dunia yang menuntut kebugaran fisik prima.

- Advertisement -
Advertisement

"Saya secara harfiah tidak memiliki kekuatan atau tenaga sama sekali di otot-otot saya," ungkap Luca Marini kepada para jurnalis yang menemuinya di sela-sela persiapan akhir pekan. Ia menambahkan bahwa dirinya mengalami banyak kesulitan sekadar untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh kecil seperti tangan, jari-jari, hingga kaki.

Lebih lanjut, pembalap bernomor motor khas tersebut mengibaratkan penderitaan fisiknya seperti orang yang menderita penyakit sendi parah akibat usia lanjut. "Rasanya seolah-olah saya terkena radang sendi atau arthritis. Saya bahkan merasa kesulitan hanya untuk mengetik pesan di ponsel saya sendiri," ujarnya menggambarkan keparahan situasi tersebut.

Hingga saat ini, Luca Marini masih belum dapat memastikan jenis virus spesifik apa yang telah melumpuhkannya secara mendadak di Australia. Ia masih harus menunggu hasil laboratorium dari rangkaian tes medis komprehensif yang telah dijalaninya untuk mengetahui akar permasalahan medis tersebut.

Baca Juga Yamaha Redakan Ketegangan dengan Quartararo Usai Aragon

Kendati demikian, kabar baik datang menjelang bergulirnya sesi latihan bebas di Sirkuit Sepang. Luca Marini memastikan bahwa kondisi fisiknya telah pulih secara signifikan dan siap kembali menggebrak lintasan bersama kuda besi RC213V milik pabrikan Honda.

"Saya sedang menunggu hasil tes laboratorium yang mereka lakukan di sini," imbuhnya menjelaskan situasi terkini. "Parameter awal tampak normal, dan semuanya terlihat baik-baik saja. Faktanya, saya sudah mulai merasa jauh lebih baik."

Kembalinya Luca Marini juga akan dibarengi dengan pulihnya kekuatan penuh garasi pabrikan Honda di Malaysia. Rekan setimnya, Joan Mir, telah dinyatakan fit dan siap melakukan comeback setelah harus absen panjang akibat masalah kesehatan penglihatan yang dipicu oleh kelelahan ekstrem dalam beberapa seri sebelumnya.