Juara bertahan MotoGP Marc Marquez sukses mengamankan kemenangan krusial dalam balapan sprint di Sirkuit Phillip Island, setelah terlibat dalam pertarungan sengit yang berujung pada kecelakaan dramatis yang menimpa rival terberatnya dalam perebutan gelar, Jorge Martin. Sesi balapan kering ini awalnya menjadi momen yang sangat dinantikan oleh pabrikan Aprilia, terutama mengingat performa dominan Marquez dalam kondisi trek basah pada sesi kualifikasi sebelumnya. Namun, alih-alih meraup poin maksimal, tim asal Noale tersebut justru harus menelan pil pahit dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.
Jalannya balapan langsung menyajikan aksi menegangkan sejak lampu start dipadamkan. Jorge Martin yang memulai balapan dari posisi keempat berhasil merangsek naik ke posisi kedua dengan cepat. Meskipun demikian, ia harus bekerja keras menangkis serangan balik yang agresif dari Alex Marquez pada lap kedua, di tengah terbentuknya grup terdepan yang diisi oleh lima pembalap tangguh. Ketika Martin mulai melancarkan tekanan hebat kepada Marc Marquez di posisi terdepan, sebuah manuver berani yang dilakukan oleh Pedro Acosta terhadap Alex Marquez justru memberikan ruang bernapas bagi dua pembalap terdepan untuk bertarung secara intensif selama beberapa lap berikutnya.
Pertarungan posisi puncak berlangsung sangat dramatis dengan aksi saling mendahului yang melibatkan Marc Marquez dan Jorge Martin. Sayangnya, tekanan tinggi tersebut memaksa Martin melakukan sejumlah kesalahan krusial. Ia tercatat beberapa kali melebar saat melibas Tikungan Miller serta di area Southern Loop, sebelum akhirnya kembali menjadi korban dari serangan balik presisi yang dilancarkan oleh Marc Marquez. Situasi semakin rumit ketika Alex Marquez mulai mendekat setelah berhasil menuntaskan perlawanan sengit dari Pedro Acosta di barisan depan.
Puncak drama terjadi ketika Jorge Martin mencoba membalas sekali lagi, yang berujung pada insiden fatal di tikungan cepat Hayshed. Pembalap asal Spanyol tersebut kehilangan kendali pada kecepatan tinggi dan mengalami kecelakaan hebat yang menyebabkannya terguling beberapa kali di area gravel. Meskipun tidak langsung menunjukkan tanda-tanda cedera parah di lokasi kejadian, Martin pada akhirnya harus dievakuasi menggunakan ambulans tandu menuju pusat medis sirkuit untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh demi memastikan kondisi fisik dan kesehatannya pasca insiden horor tersebut.
Memanfaatkan insiden yang menimpa rivalnya, Marc Marquez mampu mengendalikan sisa jalannya balapan dengan tenang tanpa mendapatkan ancaman berarti dari pembalap di belakangnya. Kemenangan ini otomatis mengantarkan pembalap utama Ducati tersebut mengambil alih puncak klasemen sementara kejuaraan dunia dengan keunggulan 10 poin atas Martin. Sementara itu, penampilan impresif juga ditunjukkan oleh Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi yang berhasil merangsek naik dari posisi ketujuh dan kesepuluh di awal balapan, meski akhirnya kehabisan sisa lap untuk mengejar posisi podium kedua.
Baca Juga Jorge Martin Dihantam Infeksi Perut Jelang MotoGP Australia
Dengan hasil akhir balapan sprint ini, Marco Bezzecchi kini tercatat tertinggal 50 poin dari Marc Marquez dalam persaingan perebutan gelar juara dunia. Di sisi lain, barisan pencetak poin
| Pos | Pembalap | Tim | Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | Ducati | Winner |
| 2 | Alex Marquez | Gresini Ducati | +0.323s |
| 3 | Fabio Di Giannantonio | VR46 Ducati | +0.590s |
| 4 | Marco Bezzecchi | Aprilia | +1.074s |
| 5 | Pedro Acosta | KTM | +3.689s |
| 6 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | +6.146s |
| 7 | Brad Binder | KTM | +7.433s |
| 8 | Jack Miller | Pramac Yamaha | +7.782s |
| 9 | Diogo Moreira | LCR Honda | +10.722s |
| 10 | Iker Lecuona | Gresini Ducati | +10.773s |
| 11 | Fabio Quartararo | Yamaha | +11.215s |
| 12 | Enea Bastianini | Tech3 KTM | +11.437s |
| 13 | Alex Rins | Yamaha | +11.568s |
| 14 | Franco Morbidelli | VR46 Ducati | +18.277s |
| 15 | Augusto Fernandez | Pramac Yamaha | +37.945s |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!