Pekan balap Raul Fernandez pada ajang Grand Prix Australia terancam berantakan setelah masalah cedera memaksa pembalap asal Spanyol tersebut untuk mundur lebih awal dari sesi balapan sprint hari Sabtu. Pembalap dari kubu Trackhouse Racing ini sebelumnya sempat menunjukkan performa yang cukup menjanjikan sepanjang sesi latihan bebas dan berhasil mengamankan posisi start keenam di sesi kualifikasi. Namun, beban fisik yang ekstrem di Sirkuit Phillip Island membuat cederanya kambuh hingga ia harus masuk ke garasi saat balapan menyisakan empat putaran lagi.
Masalah fisik yang dialami oleh Fernandez merupakan dampak langsung dari insiden kecelakaan yang melibatkan dirinya dengan pembalap lain di awal balapan sprint Grand Prix Indonesia dua pekan lalu. Akibat insiden tersebut, ia menderita patah dua jari yang salah satunya melibatkan jari telunjuk tangan kanan, yang notabene merupakan jari utama untuk mengendalikan tuas rem sepeda motor. Pihak tim secara resmi mengonfirmasi bahwa sang pembalap bernomor 25 tersebut tidak mampu melanjutkan lomba di atas mesin Aprilia miliknya akibat tingkat ketidaknyamanan yang sudah berada di luar batas toleransi.
Dalam keterangan resmi yang dirilis oleh pihak tim, dijelaskan bahwa karakter lintasan Phillip Island yang menuntut fisik jauh lebih berat dibandingkan Sirkuit Mandalika membuat sang pembalap kesulitan mempertahankan ritme balapnya. "Raul Fernandez mundur dari balapan Sprint Australia karena menderita efek dari kecelakaan di Indonesia di mana ia mengalami patah jari telunjuk tangan kanannya — jari pengendali rem utamanya," demikian bunyi pernyataan resmi dari tim. Setelah memutuskan keluar dari lintasan pada lap kesembilan, pembalap tersebut langsung diarahkan menuju pusat medis untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna menentukan langkah pemulihan berikutnya.
Sebelumnya di Mandalika, Fernandez sempat menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa dengan memaksakan diri membalap meski dalam kondisi cedera demi mengamankan posisi finis kedua setelah merebut posisi pole. Ia bahkan sempat memimpin jalannya balapan utama selama 18 putaran sebelum akhirnya tergeser oleh rival-rivalnya. Akan tetapi, kerasnya karakter lintasan cepat di Australia terbukti menjadi ujian fisik yang jauh lebih berat bagi kondisi jarinya, memaksa dirinya harus menyerah lebih cepat demi menghindari risiko cedera yang lebih parah pada sisa akhir pekan ini.
Baca Juga Jack Miller Tinggalkan MotoGP, Berlabuh ke WorldSBK 2027Situasi sulit yang mendera kubu pabrikan Noale semakin diperparah dengan insiden kecelakaan kecepatan tinggi yang menimpa Jorge Martin di Tikungan 8 pada paruh kedua balapan sprint yang sama. Pembalap yang tengah memburu poin krusial di papan atas klasemen kejuaraan dunia tersebut terjatuh saat terlibat duel sengit melawan Marc Marquez dalam perebutan posisi terdepan. Akibat insiden keras tersebut, Martin harus dievakuasi menggunakan ambulans tandu oleh para marshal menuju pusat medis untuk mendapatkan penanganan darurat, sementara Marc Marquez terus melaju untuk merebut kemenangan sprint dan mengambil alih pimpinan klasemen sementara.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!