Marc Marquez yakin perubahan terbesar yang akan dirasakan para pebalap MotoGP pada 2027 bukanlah mesin 850cc atau aturan aerodinamika baru, melainkan perpindahan dari ban Michelin ke Pirelli. Menurutnya, para pebalap muda yang naik dari Moto2—yang sudah memakai Pirelli—akan memiliki keuntungan adaptasi yang signifikan.
Pernyataan ini disampaikan Marquez di Silverstone, tak lama setelah ia menjadi salah satu dari sedikit pebalap MotoGP yang mencoba ban Pirelli pada prototipe 850cc dalam tes pasca-balapan di Brno. Ia mengakui bahwa mesin baru memang sedikit lebih bertenaga, tetapi perbedaan paling besar justru akan datang dari karakter ban yang sama sekali berbeda.
"Kami belum tahu persis [bagaimana pengaruhnya] karena baru mencoba satu hari, tapi setiap pabrikan ban punya gaya berkendara yang berbeda," ujar Marc Marquez. "Saya pikir para pebalap muda yang datang dari Moto2, mereka 'lahir' dengan ban Pirelli, jadi akan sedikit lebih mudah bagi mereka untuk beradaptasi. Tapi kita lihat saja, ini akan sangat menarik."
Pernyataan ini sejalan dengan pandangan mantan rekan setimnya, Pol Espargaro, yang juga menilai pengalaman Pirelli di Moto2 akan menjadi modal berharga. Musim depan, setidaknya lima pebalap diprediksi naik ke MotoGP dengan bekal pengalaman Pirelli. Dani Holgado ke Gresini Ducati dan David Alonso ke Honda sudah dikonfirmasi, sementara Izan Guevara (Pramac Yamaha) dan Senna Agius (Tech3 KTM) tinggal menunggu pengumuman resmi. Nicolo Bulega, pemimpin klasemen WorldSBK, juga dikabarkan akan mengamankan kursi di VR46 Ducati.
Marquez sendiri memulai karier MotoGP pada 2013 dengan ban Bridgestone dan meraih dua gelar juara dunia di era tersebut. Lima gelar lainnya ia raih bersama Michelin, yang menjadi pemasok tunggal MotoGP sejak 2016. Menariknya, mulai musim depan Michelin akan menggantikan Pirelli sebagai pemasok ban di WorldSBK. Ini berarti pebalap seperti Brad Binder, Jack Miller, Franco Morbidelli, dan Alex Rins yang pindah dari MotoGP ke WorldSBK justru akan diuntungkan karena pengalaman Michelin mereka.
Baca Juga Aprilia Ubah Pendekatan Marco Bezzecchi: Tak Harus Menang Tiap BalapanDengan perubahan regulasi yang sangat besar, adaptasi menjadi kata kunci. Marquez menegaskan bahwa meskipun motor baru tidak jauh berbeda dari versi saat ini, ban adalah variabel yang paling sulit diprediksi. "Kami hanya mencoba satu hari, jadi masih banyak yang harus dipelajari. Tapi ini akan menjadi musim yang sangat menarik," pungkasnya.
Perubahan ban ini juga berpotensi mengubah hierarki tim. Tim yang mampu beradaptasi cepat dengan Pirelli akan langsung unggul, sementara yang lain harus bekerja ekstra. Para pebalap Moto2 yang terbiasa dengan Pirelli bisa menjadi kuda hitam di musim pertama era baru ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!