Lingga Nusantara Media — Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali dibuktikan oleh pemuda-pemudi lokal Kabupaten Lingga. Kualitas sumber daya manusia putra-putri daerah terbukti tidak kalah saing dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) luar daerah seperti Batam maupun Tanjung Pinang.

Hal ini terlihat dari kesiapan mahasiswa lokal asal Kabupaten Lingga yang siap terjun langsung mengabdi di berbagai desa pelosok kecamatan setempat.Pada hari Selasa (21/07/2026) tepat pukul 14.00 WIB,

sebanyak sepuluh orang mahasiswa yang terdiri dari 3 laki-laki dan 7 perempuan mendatangi Kantor Kepala Desa secara resmi.

- Advertisement -

Kedatangan mereka bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus memohon izin untuk melaksanakan program KKN dan menginap selama satu bulan penuh, terhitung mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan pengabdian masyarakat ini akan difokuskan di beberapa desa strategis. Beberapa wilayah yang menjadi titik lokasi KKN meliputi:

- Desa Kualaraya
- Desa Sungai Buluh
-  Desa Sungai Harapan
- Desa Bakong

- Serta beberapa desa lainnya dengan cakupan berbagai bidang keilmuan, termasuk program studi Manajemen.Mahasiswa yang diterjunkan ini berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.

Kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat desa diharapkan mampu memberikan warna baru serta kontribusi nyata dalam pembangunan sosial masyarakat pedesaan.

Kepala Desa (Kades) Kualaraya, Misran, saat dikonfirmasi, membenarkan perihal rencana kedatangan mahasiswa KKN tersebut. Ia menyatakan bahwa gelombang mahasiswa STIT Singkep ini dijadwalkan mulai masuk desa pada awal bulan Agustus 2026.

"Kami dari pihak desa sangat berterima kasih banyak atas kedatangan rekan-rekan mahasiswa KKN ini. Diharapkan selama berada di desa dapat berkolaborasi bersama masyarakat, serta turut membantu menyukseskan berbagai kegiatan,

termasuk permainan rakyat pada pertengahan bulan Agustus untuk menyemarakkan HUT kemerdekaan," ujar Misran dengan penuh antusias.

Lebih lanjut, Kades Misran merinci sejumlah agenda penting yang akan melibatkan para mahasiswa KKN selama satu bulan ke depan. Para mahasiswa dijadwalkan untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan rutin kemasyarakatan, antara lain:

1. Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK): Mengikuti dan membantu program rutin PKK desa.

2. Kesehatan Masyarakat: Terlibat aktif dalam kegiatan Posyandu dan senam kesehatan bagi lansia.

3. Pendidikan Anak dan Keagamaan: Membantu pengajaran di tingkat PAUD, SD, serta Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).

4. Pelestarian Budaya: Berkomitmen untuk mengikuti rangkaian kegiatan adat istiadat yang dikoordinasikan langsung oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM setempat).

Kehadiran mahasiswa STIT Singkep ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana implementasi ilmu pengetahuan akademik di lapangan, tetapi juga mampu mempererat tali silaturahmi serta memajukan potensi lokal di Kabupaten Lingga secara berkelanjutan.