Dunia balap Formula 1 seringkali diasosiasikan dengan kecepatan tinggi, teknologi aerodinamika yang rumit, serta tekanan mental yang luar biasa di atas lintasan. Namun, di balik helm dan kokpit mobil balap, para pembalap juga memiliki sisi lain yang jarang terekspos ke publik. Liam Lawson, pembalap muda berbakat yang kini memperkuat tim Racing Bulls, membuktikan bahwa kecintaannya pada dunia seni tidak kalah besar dibandingkan dengan ambisinya di dunia balap roda terbuka.

Menjelang akhir pekan balapan bergengsi di Amerika Serikat, pembalap asal Selandia Baru tersebut membuat sebuah gebrakan yang cukup mengejutkan para penggemar setianya. Dilansir dari Motorsport.com, Lawson secara resmi meluncurkan sebuah gitar akustik edisi terbatas hasil kolaborasi eksklusif bersama produsen alat musik ternama dunia, Taylor Guitars. Instrumen spesial ini dirancang khusus untuk menyambut penampilan perdana sang pembalap dalam sebuah acara musik langsung yang dijadwalkan akan digelar di kota Austin, Texas.

Acara musik tersebut rencananya akan dilangsungkan pada hari Kamis, 22 Oktober mendatang, bertempat di Inn Cahoots, Austin. Dalam pertunjukan istimewa ini, Liam Lawson tidak tampil seorang diri, melainkan akan bereuni dengan rekan-rekan band masa kecilnya, termasuk saudaranya sendiri serta dua orang sahabat karibnya, untuk menyuguhkan penampilan musik live secara penuh kepada para penonton yang hadir.

- Advertisement -
Advertisement

Sebagai bentuk perayaan atas momen penting dalam perpaduan antara dunia balap dan musik ini, instrumen akustik yang diberi nama custom LL30 GS Mini Special Edition hadir dengan desain yang sangat personal. Gitar ini mengusung sentuhan akhir warna gradasi merah muda menuju putih yang elegan, lengkap dengan sematan nomor balap ikonik miliknya yaitu angka 30 pada bagian pelindung petikan senar atau pickguard. Tidak hanya itu, sentuhan estetika semakin diperkuat dengan adanya grafis kartun dari helm F1 miliknya yang disematkan di bagian dalam bodi gitar dan dapat terlihat jelas melalui lubang suara instrumen tersebut.

Baca Juga Russell Kalahkan Leclerc di FP2 GP Italia, Mercedes Pimpin Monza

Melalui akun media sosial pribadinya, pembalap muda berbakat tersebut tidak dapat menyembunyikan rasa antusiasme dan kebanggaannya atas terealisasinya proyek impian yang telah ia kerjakan dalam waktu cukup lama. "Memiliki gitar Taylor buatan saya sendiri rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan," tulis Liam Lawson dalam unggahan Instagram miliknya. "Sudah lama sekali saya menggarap proyek ini, dan saya sangat gembira melihatnya akhirnya terwujud nyata. Model LL30 GS Mini ini merangkum semua hal yang saya inginkan dari sebuah gitar pribadi dan merefleksikan kepribadian saya baik di dalam maupun di luar lintasan balap. Saya sangat menyukainya, dan saya berharap kalian juga merasakan hal yang sama."

Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui situs web Taylor Guitars, instrumen akustik edisi khusus ini rencananya akan mulai dipasarkan secara terbatas di Amerika Serikat pada akhir tahun ini. Mengingat jumlah produksinya yang sangat terbatas, kehadiran gitar ini langsung memicu reaksi luar biasa dari para penggemar di dunia maya, yang membanjiri kolom komentar media sosial sang pembalap dengan berbagai pujian dan dukungan penuh atas penampilan musiknya yang sudah sangat dinantikan.