Akhir pekan balap Formula 1 di Circuit of the Americas menghadirkan dinamika tersendiri bagi Liam Lawson, yang sukses memaksimalkan potensi mobilnya secara optimal. Pembalap asal Selandia Baru tersebut berhasil mengamankan finis di zona poin setelah menuntaskan balapan di belakang delapan pembalap dari empat tim teratas yang mendominasi jalurnya masing-masing tanpa ada satupun yang mengalami kendala berarti hingga garis finis.
Ketika seluruh kekuatan utama dari Mercedes, Ferrari, Red Bull, dan McLaren mampu menyelesaikan balapan dengan formasi lengkap, posisi maksimal yang bisa direbut oleh tim papan tengah praktis berada di batas kesembilan atau kesepuluh. Menanggapi hasil tersebut, Lawson menyatakan kepuasannya kepada F1 TV dengan menegaskan bahwa timnya telah mengeksekusi strategi secara sempurna sepanjang perlombaan berlangsung.
"Ketika semua orang finis, bagi kami itu adalah P9 atau P10. Itu semacam hal terbaik yang bisa kami lakukan," ujar Lawson kepada F1 TV. Ia menambahkan, "Kami mengeksekusi balapan dengan sangat baik hari ini. Menjalani balapan yang hebat. Jadi tidak bisa berbuat banyak lagi. Secara keseluruhan ini adalah akhir pekan yang kuat."
Dalam jalurnya di atas lintasan, Lawson sempat mencuri perhatian ketika berada di depan Oscar Piastri dalam siklus pit stop sebelum akhirnya pembalap McLaren tersebut merebut kembali posisi kedelapan pada Lap 23. Meski demikian, tambahan poin krusial ini mendongkrak perolehan totalnya menjadi 77 angka, sekaligus memperkokoh posisinya di peringkat kesembilan klasemen sementara pembalap dengan keunggulan 33 poin atas Pierre Gasly.
Hasil positif ini juga memberikan keuntungan bagi Racing Bulls dalam persaingan ketat konstruktor melawan Alpine, memperlebar jarak keunggulan di posisi kelima klasemen. Menatap lima seri tersisa musim ini, Lawson menyambut sisa kalender balap dengan rasa optimis tinggi berkat kenyamanan yang ia rasakan di balik kokpit kendaraannya saat ini.
Baca Juga Sergio Perez Sebut Debut Bersama Cadillac Jadi Salah Satu Tahun Terbaiknya"Saya merasa baik. Saya merasa baik sepanjang akhir pekan dan menikmati mengemudikan mobil ini. Mobil berada di tempat yang luar biasa saat ini," ungkapnya. Ia juga antusias menyambut karakteristik sirkuit unik berikutnya seperti balapan di Meksiko dengan dataran tinggi serta trek Brasil yang dikenal menantang.
Sementara itu, nasib berbeda dialami oleh rekan setimnya yang harus berjuang keras di barisan tengah. Pendekatan strategi dua kali masuk pit yang diterapkan tidak membuahkan hasil optimal, membuat sang debutan harus puas menyelesaikan lomba di posisi kedua belas setelah mengalami kendala lalu lintas lintasan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!