Pandeglang, Nusantara Media – Posko Kampung Siaga Bencana (KSB) Kampung Leuwigede, Desa Sumur Batu, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menjadi lokasi penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana pada Senin, 5 Januari 2026.

KSB Kecamatan Cikeusik dan KORAMIL 0116/Cikeusik, menyalurkan bantuan pasca bencana kepada warga Kampung Leuwigede. Bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial Provinsi Banten sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak musibah banjir yang terjadi pada 3 Januari 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Angga Permana, S.Kep., Ners, selaku Ketua KSB Kecamatan Cikeusik, kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Angga Permana didampingi oleh Kapten Inf Purgiarto selaku Danramil 0116/Cikeusik, Kodim 0601/Pandeglang, beserta Babinsa. Turut hadir pula Asep Iskandar, S.Pd., selaku Ketua Koordinator PKH Kecamatan Cikeusik, serta para relawan Kampung Siaga Bencana.
 

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:
Tenda gulung sebanyak 10 lembar
Kasur sebanyak 10 lembar
Family kit sebanyak 16 paket
Lauk pauk sebanyak 100 paket
Selimut sebanyak 10 lembar
Makanan anak sebanyak 40 paket
Kidsware sebanyak 16 paket
Sandang sebanyak 25 paket
 

Dalam kesempatan tersebut, Angga Permana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Banten atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga Kampung Leuwigede. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Bantuan ini sangat membantu warga kami yang terkena musibah banjir beberapa hari lalu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Banten atas kepeduliannya,” ujar Angga Permana.

Di tempat yang sama, Danramil Cikeusik Kapten Inf Purgiarto juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KSB Kecamatan Cikeusik dan Dinas Sosial Provinsi Banten atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat terdampak.
Kapten Inf Purgiarto menambahkan bahwa pasca banjir, masyarakat Kampung Leuwigede mengalami kerugian cukup besar, khususnya di sektor pertanian. Sejumlah sawah yang sempat terendam banjir kini banyak yang gagal tanam, bahkan sebagian berpotensi gagal panen.

Ia berharap pihak-pihak terkait dapat memberikan perhatian dan bantuan lanjutan kepada para petani, mengingat terdapat beberapa hektare sawah yang kemungkinan besar  gagal tumbuh  atau mengalami gagal panen akibat bencana banjir tersebut.