Pandeglang, Nusantara Media – Laga final turnamen sepak bola bergengsi tingkat desa, Margasana Cup 2026, resmi berakhir dengan meriah dan penuh suka cita. Bertempat di Lapangan Bola Kaduparasi, Kabupaten Pandeglang, laga pamungkas ini mempertemukan dua tim kuat, yakni Kesebelasan Solar dan Kesebelasan Al-Star. Dalam pertandingan yang disaksikan oleh ribuan pasang mata tersebut, Kesebelasan Solar sukses mengunci gelar Juara 1 setelah menundukkan Kesebelasan Al-Star dengan skor akhir 2-0.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dengan tensi tinggi. Kedua kesebelasan yang didukung penuh oleh para suporter masing-masing, menampilkan permainan agresif dengan aksi saling jual beli serangan di atas lapangan hijau. Meski tensi persaingan sangat ketat memperebutkan tahta juara, para pemain dari kedua tim patut diacungi jempol karena tetap mengedepankan profesionalitas dan menjunjung tinggi semangat fair play hingga peluit panjang berbunyi. Kesebelasan Al-Star pun harus puas berada di posisi Juara 2.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, Margasana Cup 2026 telah menjelma menjadi sebuah pesta rakyat yang sesungguhnya. Ribuan penonton yang memadati area pinggir lapangan membawa dampak positif yang sangat terukur bagi masyarakat sekitar. Turnamen ini terbukti mampu menjadi katalisator pergerakan roda perekonomian desa. Para pedagang kecil, pelaku UMKM lokal yang menjajakan makanan dan minuman, hingga warga yang mengelola sektor parkir kendaraan, meraup berkah dan keuntungan finansial yang signifikan selama turnamen ini berlangsung.
Kesuksesan penyelenggaraan yang aman, damai, dan membawa dampak ekonomi ini tak luput dari perhatian para pemangku kebijakan. Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pandeglang, Dede Somantri, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama pihak panitia Liga Desa Margasana yang ke-13 ini.
Dalam keterangannya usai menyaksikan laga final, Dede Somantri menyatakan rasa kagumnya atas manajemen turnamen yang luar biasa. "Saya mengapresiasi panitia Liga Desa Margasana yang ke-13 tahun 2026. Dari awal pertandingan sampai berakhir, kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali. Sukses sampai akhir, tidak ada gesekan atau hambatan apa pun. Ini sangat luar biasa," ungkap Dede.
Baca Juga Bupati Pandeglang Lepas Kontingen ASN untuk PORNAS KORPRI XVII di PalembangLebih lanjut, tokoh masyarakat Pandeglang ini berharap agar kesuksesan Margasana Cup 2026 dapat dijadikan percontohan atau role model bagi desa-desa maupun wilayah lain di Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, jika ingin menyelenggarakan kegiatan kepemudaan yang sukses, solid, dan totalitas, wilayah lain patut belajar dari Desa Margasana.
"Ini harus menjadi sebuah pelajaran bagi warga masyarakat Kabupaten Pandeglang. Kalau ingin melaksanakan kegiatan yang sukses, belajarlah kepada Desa Margasana. Harapan ke depan, event seperti ini harus terus dilaksanakan dan berlanjut. Ini menjadi motivasi untuk generasi muda yang akan datang, agar kita bisa mencetak generasi pesepakbola yang tangguh di Kabupaten Pandeglang," tutup Dede Somantri.
Turnamen Margasana Cup 2026 kini telah usai, namun jejak sportivitas, hiburan rakyat, dan perputaran ekonomi yang ditinggalkannya akan terus dikenang sebagai salah satu perhelatan olahraga lokal terbaik di Pandeglang tahun ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!