Pandeglang, Nusantara Media — Suasana menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, tahun ini menghadirkan sesuatu yang berbeda dan menarik perhatian.
Seorang prajurit dari satuan elite Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang saat ini tengah melaksanakan tugas pengamanan pulau terluar di wilayah Banten Selatan dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Cikeusik yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026.
Prajurit tersebut adalah Sertu Marinir M. Alif Afkar, anggota Yonkav 3 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Prajurit kelahiran Banjarmasin, 5 Juli 1999 itu saat ini sedang menjalankan tugas pengamanan Pulau Deli, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, salah satu pulau terluar di wilayah tersebut.
Penunjukan prajurit Marinir sebagai Komandan Upacara menjadi perhatian tersendiri karena untuk pertama kalinya dalam pelaksanaan HUT RI tingkat Kecamatan Cikeusik, posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada prajurit dari satuan Marinir TNI Angkatan Laut.
Ketua PHBN HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Cikeusik sekaligus Ketua Penyelenggara Pesta Rakyat Cikeusik, Sertu Eri Piatna,
mengatakan penunjukan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap pengabdian prajurit Marinir yang selama ini menjalankan tugas pengamanan pulau terluar sekaligus turut berkontribusi dalam kegiatan sosial bersama masyarakat di wilayah Banten Selatan.
“Penunjukan Komandan Upacara dari satuan Marinir Angkatan Laut ini merupakan yang pertama kalinya dalam pelaksanaan HUT RI tingkat Kecamatan Cikeusik.
Ini tidak terlepas dari kontribusi para prajurit Marinir yang selama ini melaksanakan pengamanan Pulau Deli dan juga berbagai kegiatan sosial bersama masyarakat,” ujar Sertu Eri Piatna.
Menurut Eri, penunjukan tersebut juga tidak terlepas dari aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya suasana baru dalam pelaksanaan upacara HUT RI tahun ini.
“Keinginan masyarakat kepada PHBN agar pelaksanaan HUT RI tahun ini memiliki suasana yang berbeda juga menjadi salah satu pertimbangan.
Namun tentunya tetap mengedepankan nilai-nilai nasionalisme, persatuan dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Sertu Marinir M. Alif Afkar mengaku siap menjalankan amanah yang diberikan kepadanya.
Menurutnya, bagi seorang prajurit, tugas merupakan bentuk pengabdian yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab di mana pun berada.
“Bagi kami prajurit, siap melaksanakan tugas di mana pun berada. Menjadi Komandan Upacara dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan suatu kehormatan sekaligus bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutur Sertu Marinir M. Alif Afkar.
Persiapan pelaksanaan upacara pun dilakukan secara serius. Pada Minggu, 16 Agustus 2026, sehari sebelum pelaksanaan upacara, Sertu Marinir M. Alif Afkar bersama seluruh petugas mengikuti gladi kotor dan gladi bersih di Lapangan Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.
Gladi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian upacara HUT RI ke-81 berjalan tertib, khidmat dan penuh semangat nasionalisme.
Kehadiran prajurit Marinir yang sehari-hari tengah menjalankan tugas pengamanan pulau terluar kemudian dipercaya memimpin upacara di tengah masyarakat Cikeusik menjadi simbol menarik tentang kedekatan TNI dengan rakyat.
Dari menjaga wilayah terluar Indonesia di Pulau Deli, kini Sertu Marinir M. Alif Afkar dipercaya berdiri di tengah masyarakat untuk memimpin penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelaksanaan upacara akan berlangsung pada 17 Agustus 2026 dan menjadi salah satu rangkaian utama Pesta Rakyat Cikeusik HUT RI ke-81 Tahun 2026.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!