Tim Prodina secara resmi mengumumkan langkah strategis mereka dalam menghadapi musim balap mendatang setelah sukses besar di ajang Supersport dan kejuaraan Sportbike. Keberhasilan David Salvador yang sempat memimpin klasemen panjang sebelum akhirnya harus puas finis sebagai runner-up, serta kontribusi solid dari Antonio Torres di posisi keempat, mengantarkan skuad Kawasaki ini meraih gelar juara tim teratas secara meyakinkan.

Namun, kepergian Salvador yang promosi ke tim pabrikan Kawasaki untuk Supersport World Championship menyisakan kursi kosong yang harus segera diisi oleh manajemen tim. Manajer Tim Prodina, Riccardo Drisaldi, langsung bergerak cepat memantau bursa pebalap di Italia dan menjatuhkan pilihannya kepada talenta muda berbakat, Filippo Bianchi, yang sebelumnya tampil gemilang di kejuaraan nasional.

Pebalap asal Pisa, Italia, yang akan segera menginjak usia 22 tahun ini mendominasi kejuaraan Sportbike nasional dengan catatan impresif delapan kemenangan serta sepuluh kali naik podium dari total 13 balapan yang dilakoninya. Menariknya, dominasi tersebut dicetak di atas mesin Aprilia RS660, sebuah pengalaman kompetitif yang kini akan ia bawa bertransisi ke dalam garasi pabrikan Kawasaki dengan mengandalkan model ZX-6R 636.

- Advertisement -
Advertisement

Nama Bianchi sendiri sebenarnya tidak lagi asing di kancah internasional, terutama bagi para pengamat yang mengikuti serangkaian seri pendukung sebelumnya. Ia sempat mencuri perhatian publik ketika tampil sebagai pebalap wildcard pada seri Misano, di mana ia secara mengejutkan mampu merebut podium kedua pada balapan pertama, sebelum melengkapinya dengan finis di posisi keempat pada balapan kedua sekaligus dinobatkan sebagai pebalap Aprilia terbaik.

Menanggapi kesempatan emas untuk berlaga di panggung dunia, Bianchi tidak dapat menyembunyikan rasa antusiasme yang mendalam atas kontrak barunya. Menurutnya, kesempatan ini merupakan perwujudan dari cita-cita luhur yang telah ia bangun sejak masa kanak-kanak untuk bisa bertarung di kejuaraan level dunia bersama tim profesional.

Baca Juga Moto Morini Bawa Dua Motor V2 350cc Baru ke Spanyol

"Zunachst einmal mochte ich dem Team fur die Chance danken," ucap Bianchi mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. "Fur mich ist es die Erfullung eines Traums, den ich schon seit meiner Kindheit habe. Ich wollte schon immer an einer Weltmeisterschaft teilnehmen, und bis jetzt war es mir nicht gelungen, diesen Traum zu verwirklichen. 2027 wird meine Debutsaison sein, daher muss ich mich an neue Strecken gewohnen und mich mit einem neuen Motorrad vertraut machen. Ich weiß, dass es nicht einfach werden wird, aber mein Ziel ist es, mich so schnell wie moglich zu verbessern, konkurrenzfahig zu sein und in den Rennen um die vorderen Platze mitzukampfen."

Sebagai langkah awal adaptasi teknis, proses persiapan intensif bagi pebalap baru ini akan langsung dimulai pada akhir pekan mendatang melalui keikutsertaannya dalam seri final kejuaraan Sportbike Spanyol di Sirkuit Jerez. Ajang tersebut dipandang sebagai momen krusial untuk membangun fondasi kerja sama yang solid dengan para teknisi serta memahami karakteristik mesin baru secara mendalam.

"Fur mich ist das ein wichtiger Schritt, denn ich beginne nun konkret mit dem Team zusammenzuarbeiten, und werde das neue Motorrad, die ZX-6R 636, mit jeder Session besser kennenlernen," tambah Bianchi menjelaskan agenda terdekatnya. "Die vier freien Trainings sind entscheidend, um Informationen zu sammeln, das Fahrverhalten des Motorrads zu verstehen und gemeinsam mit den Technikern erste Losungen zu finden. Naturlich mochte ich konkurrenzfahig sein, aber in dieser Phase ist es besonders wichtig, gut zusammenzuarbeiten, mich stetig zu verbessern und eine solide Beziehung zum Team aufzubauen."