Masa depan kompetitif Scuderia Ferrari di ajang Formula 1 kembali menjadi sorotan tajam berbagai pihak menjelang penutupan musim. Mantan pembalap legendaris asal Prancis, Jean Alesi, memberikan pandangan mendalam mengenai performa mobil SF-26 yang dikemudikan oleh Charles Leclerc dan rekan setimnya. Menurut Alesi, anggapan bahwa seluruh kendala teknis tim asal Maranello ini hanya berpusat pada sektor unit daya atau mesin adalah sebuah asumsi yang terlalu menyederhanakan persoalan kompleks di atas lintasan.
Dalam analisis rutinnya di media massa, Jean Alesi menyoroti aspek aerodinamika yang kerap menjadi penentu krusial dalam pertarungan kecepatan tertinggi di trek lurus. Ia menyatakan secara tegas bahwa hambatan udara atau drag pada bodi mobil memegang peranan besar yang tidak boleh diabaikan begitu saja oleh para insinyur pabrikan Italia tersebut. Evaluasi teknis ini muncul setelah serangkaian balapan di mana Leclerc beberapa kali harus puas mengamankan posisi kedua di belakang para pesaing utamanya seperti Max Verstappen dan Andrea Kimi Antonelli.
Meskipun demikian, paket pembaruan aerodinamika terakhir yang dibawa ke Austin menunjukkan hasil positif yang cukup signifikan bagi laju SF-26 saat balapan utama berlangsung. Leclerc bersama Lewis Hamilton tercatat mampu tampil jauh lebih agresif di sesi balapan dibandingkan dengan hasil sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Peningkatan kecepatan balap ini membuktikan bahwa departemen teknik di Maranello telah bekerja keras menemukan arah pengembangan yang tepat untuk mengatasi defisit performa yang sempat menghantui mereka pada paruh pertama musim kompetisi.
Menatap sisa seri balapan musim ini, Jean Alesi turut memproyeksikan potensi kebangkitan luar biasa dari tim Kuda Jingkrak dalam perebutan posisi di klasemen akhir konstruktor. Ia melihat adanya tren positif yang mendekatkan jarak poin secara signifikan dengan tim Mercedes, memicu optimisme tinggi di garasi Ferrari. Walaupun target utama bukan sekadar menyusul perolehan poin tersebut, penampilan impresif di sisa seri diyakini mampu memberikan momentum moral yang sangat berharga dalam menatap regulasi baru dan persaingan ketat pada tahun-tahun mendatang.
Baca Juga Max Verstappen Bidik Spa 24 Hours Usai Debut GT World Challenge Diwarnai Teguran
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!