Sirkuit Barcelona di Catalunya, Spanyol, tengah bersiap menghadapi perubahan besar dalam lanskap motorsport internasional setelah dipastikan absen dari kalender kejuaraan dunia Formula 1 pada musim 2027 mendatang. Keputusan ini diambil menyusul pergeseran status tuan rumah Grand Prix Spanyol yang beralih ke sirkuit jalan raya baru di ibu kota Madrid, menandai babak baru bagi sejarah balap jet darat di negeri matador tersebut setelah puluhan tahun konsisten menjadi markas utama balapan.

Meskipun demikian, hilangnya jadwal balap mobil paling bergengsi di dunia tidak serta-merta membuat lintasan ikonik yang terletak di Montmelo tersebut sunyi dari gemuruh mesin berkecepatan tinggi. Berdasarkan laporan investigasi terbaru yang dirilis oleh harian terkemuka asal Spanyol, El Periodico, kejuaraan balap roda terbuka paling populer asal Amerika Serikat, IndyCar, dikabarkan tengah mempertimbangkan secara serius opsi untuk melakukan debut bersejarah di Benua Eropa dengan menjadikan Barcelona sebagai pelabuhan utamanya.

Wacana kedatangan ajang balap Negeri Paman Sam ini tidak lepas dari kombinasi dinamika kontrak Formula 1 serta faktor prestasi gemilang yang ditorehkan oleh pembalap asal Catalunya, Alex Palou. Dominasi dan kemenangan beruntun yang diraih oleh sang juara bertahan di kancah balap Amerika Serikat tersebut telah menciptakan gelombang ketertarikan yang masif di kalangan publik lokal, membuka peluang emas bagi promotor lokal untuk mendatangkan tontonan kelas dunia pengganti yang tidak kalah kompetitif.

- Advertisement -
Advertisement

Jika rencana ambisius ini benar-benar terwujud dan hitam di atas putih tercapai, maka musim 2027 akan menjadi momen monumental bagi ajang balap yang didirikan pada tahun 1996 tersebut. Pasalnya, langkah ini akan menandai untuk pertama kalinya dalam sejarah modern IndyCar menggelar satu seri balapan resmi di daratan Eropa, sebuah lompatan geografis yang selama ini sulit diwujudkan secara konsisten oleh para pengelola ajang tersebut.

Upaya ekspansi internasional sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru bagi pihak penyelenggara kejuaraan balap formula Amerika Utara ini. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai penjajakan intensif sempat dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar di luar batas Amerika Serikat dan Kanada, termasuk rencana menggelar balapan di Meksiko yang sayangnya harus kandas di tengah jalan akibat kendala teknis dan negosiasi yang gagal berujung kesepakatan.

Baca Juga Norris Kecewa Aturan VSC: Kemenangan F1 Spanyol Melayang

Catatan historis menunjukkan bahwa ajang balap bergengsi ini sebelumnya pernah beberapa kali melintas keluar dari kawasan Amerika Utara, seperti mementaskan adu kecepatan di sirkuit jalan raya Sao Paulo, Brasil, lalu menjajal lintasan oval Motegi di Jepang, hingga seri balap jalanan yang meriah di Surfers Paradise, Australia. Kehadiran sirkuit Barcelona yang baru saja sukses menjadi tuan rumah ajang World Endurance Championship (WEC) tentu memberikan nilai tambah tersendiri dari sisi infrastruktur dan pengalaman menggelar event balap internasional kelas kakap.

Situasi di Barcelona sendiri tidak lepas dari skema rotasi unik yang disepakati bersama pihak pengelola Formula 1 untuk masa depan. Mulai tahun 2027 hingga 2032, Sirkuit Catalunya dan sirkuit legendaris Spa-Francorchamps di Belgia akan saling bergiliran mendapatkan jatah menggelar balapan setiap tahunnya, di mana Barcelona akan absen pada musim 2027, 2029, dan 2031, sementara Spa harus mengalah pada tahun 2028, 2030, dan 2032 sesuai perjanjian kontrak jangka panjang yang telah ditandatangani tahun ini.