Lewis Hamilton menegaskan bahwa hubungannya dengan rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, berada dalam kondisi baik-baik saja setelah mereka melakukan pembicaraan empat mata menyusul insiden senggolan di balapan Formula 1 Grand Prix Meksiko pekan lalu. Pertemuan tersebut dilakukan secara langsung di antara kedua pembalap tanpa kehadiran prinsipal tim Ferrari, Fred Vasseur, guna menjernihkan suasana dan menyelesaikan ketegangan yang sempat menjadi perbincangan utama di paddock F1.
Insiden pada lap pertama di Meksiko City tersebut memicu sorotan tajam karena dinilai memupus peluang Ferrari meraih kemenangan, yang akhirnya justru direbut oleh Max Verstappen. Peristiwa ini mengingatkan pada kejadian serupa di Monza, di mana Hamilton juga sempat terlempar ke area kerikil akibat insiden pada lap pembuka yang melibatkan pembalap asal Monako tersebut. Kendati demikian, ketegangan yang sempat mendominasi pemberitaan media langsung diredam melalui komunikasi terbuka di antara kedua pembalap berpengalaman tersebut.
Berbicara kepada Sky Sports usai sesi kualifikasi di Brasil, Lewis Hamilton menjelaskan bahwa dirinya dan Charles Leclerc telah meluruskan segala kesalahpahaman tanpa perlu campur tangan manajemen puncak. Menurut sang juara dunia tujuh kali, rasa hormat di antara mereka tetap terjaga dengan baik dan fokus tim kini sepenuhnya diarahkan untuk menghadapi sisa seri balapan musim ini dengan lebih solid dan saling mendukung satu sama lain.
Fred [Vasseur] tidak perlu menjernihkan suasana dalam artian saya dan Charles duduk bersama, berbicara, menyelesaikannya, dan kami melangkah maju, ujar Lewis Hamilton kepada media. Saya rasa kami masih memiliki rasa hormat yang sangat besar satu sama lain. Saya senang kami telah mengobrol dan sekarang kami melangkah maju. Kami akur-akur saja, seperti biasa. Terkadang dalam skenario seperti itu, yang dibutuhkan hanyalah sebuah percakapan, dan tidak ada tuntutan dari kedua belah pihak, ini murni tentang kami berdua menyampaikan pandangan serta area di mana kami dapat berbuat lebih baik dan saling mendukung. Saya berharap mendapatkan balapan yang lebih baik ke depannya.
Baca Juga Max Verstappen Nilai Sudah Terlambat Ubah Regulasi F1 2026Sementara itu, sesi kualifikasi di Sirkuit Interlagos, Brasil, praktis tidak memberikan pengaruh besar secara hasil akhir bagi Lewis Hamilton. Pembalap asal Inggris tersebut harus menerima kenyataan dijatuhi penalti turun ke posisi paling belakang di grid akibat penggunaan komponen unit daya baru yang melebihi batas regulasi setelah sesi latihan bebas ketiga (FP3). Meskipun demikian, Hamilton tetap turun ke lintasan pada sesi kualifikasi demi mengumpulkan data penting terkait performa mobil di atas lintasan basah.
Mencatatkan waktu pada sesi Q2 memastikan Hamilton akan memulai balapan utama dari posisi ke-20 di belakang para pembalap lain, di depan Sergio Perez dan Max Verstappen yang juga mendapati sanksi penalti serupa akibat pergantian mesin. Selepas sesi kualifikasi yang berlangsung dalam kondisi cuaca basah, Hamilton mengungkapkan kepuasannya bisa merasakan karakter lintasan legendaris Brasil di bawah guyuran hujan, yang sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang uji coba krusial menjelang perlombaan hari Minggu.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!