Pembalap senior asal Inggris, Lewis Hamilton, menegaskan tekadnya untuk terus membalap di ajang Formula 1 dalam jangka panjang. Ia menyatakan niatnya untuk tetap berada di grid utama hingga usai usianya melewati kepala empat, dengan catatan dirinya masih mampu mempertahankan tingkat kompetitif yang tinggi di lintasan balap dunia.
Pernyataan tersebut mencuat menyusul pengumuman rencana Formula 1 yang baru-baru ini merilis wacana digelarnya Grand Prix Afrika di Rwanda paling cepat pada tahun 2030 mendatang. Sebagai sosok yang selama ini menjadi pejuang utama agar ajang balap jet darat kembali menyambangi Benua Afrika, partisipasi Hamilton di balapan tersebut tentu menuntutnya untuk terus aktif berkompetisi hingga usia pertengahan 40-an.
Menanggapi berbagai keraguan mengenai masa depannya akibat faktor usia, juara dunia tujuh kali tersebut dengan tegas menepis anggapan bahwa dirinya akan pensiun dalam waktu dekat. Menjelang akhir pekan balapan GP Meksiko, ia menyampaikan pandangannya secara terbuka kepada para awak media mengenai kondisi fisik dan mentalnya yang diklaim masih sangat prima untuk bersaing dengan para pembalap muda.
Pertama-tama, Anda tidak pernah memiliki orang seperti saya di sini selama 70 tahun. Saya merasa bahwa saya diciptakan secara berbeda,
Lebih lanjut, pembalap yang kini membela panji tim Ferrari tersebut mengakui bahwa tantangan terkait pertambahan usia pasti akan selalu ada di masa depan. Kendati demikian, ia menolak berbagai asumsi umum yang menyebutkan bahwa refleks dan waktu reaksi seseorang akan menurun drastis seiring bertambahnya usia, seraya mencontohkan performa refleksnya yang masih mengungguli para pembalap muda di grid saat ini.
Baca Juga Honda F1 2026: Proyek Berbeda Total dari Era Red BullTentu saja ada tantangan di depan yang tidak dapat saya perkirakan, yang datang seiring bertambahnya usia. Namun di sepanjang perjalanan ini, ada begitu banyak gagasan prasetel tentang fakta bahwa waktu reaksi Anda menurun. Apakah Anda melihat reaksi saya pada balapan terakhir? Reaksi saya lebih cepat daripada beberapa orang termuda di sini,
Meski sangat percaya diri dengan kapasitas fisiknya saat ini, pembalap kelahiran Stevenage tersebut secara realistis menetapkan batasan tegas terkait kelangsungan kariernya. Ia memastikan tidak akan memaksakan diri untuk terus membalap jika performa dan kecepatan murninya sudah mulai mengalami penurunan yang signifikan di masa mendatang.
Namun saya tidak pernah ingin tinggal terlalu lama, dalam arti tidak memiliki performa. Saya tidak ingin mengemudi dengan kecepatan yang benar-benar menurun, reaksi saya menurun, dorongan saya menurun,
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!