Menutup spekulasi yang telah bergulir selama berbulan-bulan di paddock, Haas secara resmi mengonfirmasi susunan pembalap baru mereka untuk menghadapi kejuaraan dunia Formula 1 musim 2027. Tim asal Amerika Serikat tersebut mengumumkan bahwa pembalap muda berbakat asal Brasil, Rafael Camara, akan segera bergabung untuk mengisi kursi balap utama, menandai debut resminya di ajang balap kasta tertinggi tersebut setelah melalui kampanye Formula 2 yang sangat impresif.
Kepastian ini sekaligus menjawab berbagai rumor yang menempatkan sang pembalap sebagai salah satu pusat perhatian dalam bursa transfer atau yang dikenal sebagai silly season Formula 1. Berdasarkan keterangan resmi tim, pembalap berusia 21 tahun tersebut dipinang menyusul performa luar biasanya di ajang feeder series, di mana ia saat ini memimpin klasemen sementara kejuaraan Formula 2 dengan keunggulan tipis yang menegaskan kapasitas kompetitifnya di lintasan balap internasional.
Perjalanan karier balap Rafael Camara di tangga junior memang diwarnai oleh dominasi yang konsisten sejak usia belia. Pada tahun 2021, pembalap muda berbakat ini bahkan sukses mengamankan tiga gelar juara di ajang karting dalam satu musim penuh. Langkahnya berlanjut ke ajang Formula 4 serta Formula Regional European Championship by Alpine (FRECA), di mana ia sempat bersaing langsung melawan sejumlah nama besar seperti calon rekan setimnya di masa depan, Ollie Bearman, serta pemuncak klasemen Formula 1 saat ini.
Konsistensi penampilan tersebut mengantarkan Camara untuk bergabung dengan akademi pembalap muda Ferrari Driver Academy, institusi bergengsi yang juga pernah menaungi Bearman dan masih menjadi bagian dari perjalanan kariernya hingga detik ini. Puncaknya terjadi ketika ia melangkah ke ajang Formula 3, di mana dominasinya sangat mutlak hingga mampu mengunci gelar juara dunia Formula 3 bahkan ketika musim masih menyisakan satu seri tersisa.
Baca Juga James Vowles Sebut Rebuild Williams Jadi Perjalanan HidupnyaMeskipun masa depan rekan setimnya telah dikonfirmasi dua pekan sebelumnya, spekulasi mengenai kepindahan Camara sempat diwarnai sedikit ketidakpastian menyusul keikutsertaan pembalap tes dan cadangan serta junior tim rival dalam sesi tes mobil spesifikasi sebelumnya. Namun, pengumuman resmi dari markas tim kini telah meredam segala keraguan, sekaligus memberikan fokus penuh kepada sang pembalap untuk menyelesaikan misi utamanya di sisa kalender balap tahun ini.
Menatap dua putaran terakhir kompetisi Formula 2 yang krusial, pemuda berusia 21 tahun itu kini memimpin puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari para pesaing terdekatnya. Mengikuti jejak kompatriotnya yang kini berlomba bersama tim Audi, sang debutan masa depan tentu bertekad menyabet gelar juara beruntun sebelum melangkah secara resmi ke grid utama Formula 1 bersama skuad Amerika tersebut.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!