James Vowles, prinsipal tim Williams, menegaskan bahwa misinya membawa tim asal Grove kembali ke papan atas Formula 1 bukan sekadar proyek jangka pendek. Baginya, ini adalah sebuah 'perjalanan hidup' yang akan ditempuhnya hingga tuntas.

Sejak bergabung pada 2023, Vowles langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah raksasa: memodernisasi infrastruktur yang tertinggal zaman dan membangun ulang tim yang pernah berjaya. Dalam podcast resmi tim bertajuk Team Torque bersama Alex Albon dan Carlos Sainz, ia berbicara panjang lebar tentang proses panjang yang sedang berjalan.

Menjawab pertanyaan penggemar soal bagaimana membangun ketangguhan mental di tim sebesar Williams, Vowles mengaku mengandalkan pengalaman hidupnya. "Ada begitu banyak pengalaman hidup yang sulit, dan selama kita punya pendekatan yang benar, kita akan keluar sebagai pribadi yang lebih baik," ujarnya.

- Advertisement -
Advertisement

"Yang kedua, saya ini orang yang keras kepala dan gigih. Kami akan mencapai level yang kami butuhkan. Ini akan menjadi perjalanan hidup saya untuk mencapainya, tapi ini juga perjalanan kalian berdua [Albon dan Sainz]. Realitanya, hal itu menciptakan kekuatan yang tidak bisa dihancurkan siapa pun," tambah Vowles dengan nada penuh keyakinan.

Musim 2026 memang tidak dimulai dengan mulus bagi Williams. Mobil mereka datang ke tes pramusim di Bahrain dalam kondisi kelebihan berat badan, dan tim juga melewatkan tes privat di Barcelona. Namun, di tengah kesulitan itu, baik Albon maupun Sainz justru menandatangani perpanjangan kontrak menjelang Grand Prix Belanda.

Baca Juga Verstappen Ungkap Penyebab Kecelakaan di GP Belanda

Vowles menyampaikan apresiasinya kepada kedua pembalapnya. "Terima kasih untuk kalian berdua. Ini akan menjadi kehormatan besar memiliki kalian di sisi saya, sebagai bagian dari Williams untuk tahun depan dan semoga bertahun-tahun setelahnya," katanya hangat.

Albon menandatangani perpanjangan satu tahun hingga akhir 2027, sementara Sainz dikunci dengan kontrak multi-tahun yang baru. Komitmen ini menunjukkan bahwa ada keyakinan besar di dalam garasi Williams—bahwa masa depan memang sedang dibangun, satu langkah demi satu langkah.