Aksi dramatis tersaji pada awal sesi balapan akhir pekan Formula 1 GP Singapura ketika George Russell mengalami insiden kecelakaan hebat yang langsung mengakhiri peluangnya meraih kemenangan di kondisi trek basah. Pembalap asal Inggris tersebut sejatinya mampu melakukan start yang sangat impresif setelah sempat menaklukkan sang juara bertahan dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen, pada tikungan pertama selepas garis start yang basah akibat hujan deras.
Sesi balapan sprint di sirkuit jalan raya Marina Bay tersebut sebelumnya sempat mengalami penundaan menyusul guyuran hujan lebat yang tiba-tiba melanda kawasan sekitar lintasan. Ketika lampu start akhirnya dipadamkan, Russell yang mengemudikan mobil perak dari skuad Mercedes menunjukkan determinasi tinggi dengan mengambil jalur dalam dan sukses merebut posisi terdepan dari Verstappen yang memulai lomba dari posisi pole position.
Namun, kepemimpinan pembalap muda berbakat asal Britania Raya tersebut tidak bertahan lama di atas lintasan yang licin. Memasuki putaran kedua balapan, petaka datang menjelang tikungan akhir ketika kendali mobilnya terlepas saat melindas garis putih di atas aspal yang basah. Mobil yang dikendarainya langsung melintir dan menghantam tembok pembatas pit secara keras.
Dampak dari kecelakaan tunggal tersebut nyaris memicu insiden yang lebih besar karena mobil yang melintang secara menyamping melintasi jalur balap hampir saja menabrak rombongan pembalap lain yang melaju di belakangnya. Beruntung, insiden berbahaya itu tidak sampai melibatkan kendaraan lain sebelum akhirnya bangkai mobil berhenti di sisi luar trek lurus start-finis.
Akibat insiden fatal yang dialami oleh perwakilan panah perak tersebut, pengawas lomba langsung mengibarkan bendera kuning dan mengerahkan mobil keselamatan untuk menetralisir jalannya balapan. Selama periode neutralisasi tersebut, Verstappen kembali memimpin barisan di depan Lewis Hamilton yang melesat luar biasa dari posisi start keenam, serta pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Baca Juga Rekor Tak Diinginkan Stroll: 100 Kali Tersingkir di Q1Kondisi lintasan yang sangat menantang juga memakan banyak korban di barisan belakang dan tengah. Duel ketat antara pembalap Aston Martin Lance Stroll dan Sergio Perez di tikungan keempat berujung pada senggolan keras yang memaksa kedua pembalap tersebut tersingkir lebih awal dari perlombaan.
Situasi semakin pelik bagi beberapa tim papan atas setelah Isack Hadjar dari Red Bull dan pembalap Alpine Franco Colapinto turut menyusul masuk garasi akibat masalah teknis unit daya. Sementara itu, debutan Racing Bulls Arvid Lindblad harus berjuang keras setelah mengalami insiden putar arah yang membuatnya terlempar ke posisi paling buncit di urutan ke-17 dari sisa pembalap yang bertahan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!