Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ribuan rumah dan fasilitas umum rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8). Data terbaru per Senin (17/8) menunjukkan Kabupaten Ngada menjadi wilayah paling terdampak, dengan total kerusakan mencapai 1.796 rumah warga.

Dampak kerusakan tersebar di sejumlah kabupaten. Di Kabupaten Manggarai, tercatat 761 rumah rusak berat, 76 rusak sedang, dan 147 rusak ringan. Sementara di Kabupaten Manggarai Barat, 481 rumah rusak berat, 202 rusak sedang, dan 231 rusak ringan. Kabupaten Ende melaporkan 108 rumah rusak berat, 85 rusak sedang, dan 268 rusak ringan. Kabupaten Sikka mencatat 145 rumah rusak berat, 16 rusak sedang, dan 12 rusak ringan. Kabupaten Nagekeo memiliki 116 rumah rusak berat, 6 rusak sedang, dan 42 rusak ringan, sedangkan Kabupaten Manggarai Timur mencatat 23 rumah rusak berat, 15 rusak sedang, dan 11 rusak ringan.

Selain rumah tinggal, guncangan gempa juga merusak tempat ibadah, fasilitas kesehatan, sekolah, kantor pemerintahan, hingga infrastruktur jalan. Kerusakan yang meluas ini menuntut percepatan penanganan darurat dan pendataan menyeluruh untuk memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.

- Advertisement -
Advertisement

Hingga saat ini, tercatat 68 orang meninggal dunia dan 213 orang mengalami luka-luka. BNPB memastikan tidak ada lagi laporan warga hilang. Sebanyak 63 personel Basarnas dan 1.799 potensi SAR tetap disiagakan di lapangan. Rumah sakit lapangan juga mulai dioperasikan untuk merawat korban terluka, sementara tim medis terus dikerahkan ke titik-titik pengungsian.

Baca Juga Presiden Prabowo Hadiri KTT ASEAN ke-47 di Malaysia

BMKG mencatat 1.576 gempa susulan dengan magnitudo maksimum 6,2, dan 54 di antaranya dirasakan oleh warga. Kondisi kegempaan diperkirakan baru stabil dalam dua hingga tiga minggu ke depan, sehingga warga diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan dampaknya.

Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, berlaku hingga 28 Agustus 2026. Status ini memungkinkan mobilisasi sumber daya secara cepat, termasuk logistik, personel, dan peralatan, untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Rekapitulasi Kerusakan Rumah per Kabupaten

KabupatenRusak BeratRusak SedangRusak Ringan
Ngada1.796--
Manggarai76176147
Manggarai Barat481202231
Ende10885268
Sikka1451612
Nagekeo116642
Manggarai Timur231511