Akhir pekan balap Francesco Bagnaia pada ajang Grand Prix Qatar resmi berakhir lebih cepat setelah mengalami insiden kecelakaan hebat. Pembalap utama tim Ducati Lenovo tersebut dipastikan absen dari sisa rangkaian balapan akhir pekan ini di Sirkuit Internasional Lusail setelah menderita cedera serius pada bagian kaki kanannya dalam sesi Sprint hari Sabtu.

Kecelakaan horor tersebut bermula pada penghujung putaran pertama balapan jarak pendek. Bagnaia terlibat insiden benturan keras dengan pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP, Fermin Aldeguer. Insiden krusial itu terjadi ketika Aldeguer menyenggol motor Ducati Desmosedici miliknya di tikungan terakhir, yang seketika memicu kecelakaan jenis highsider dahsyat dan melontarkan sang juara dunia asal Italia itu dari kendaraannya dengan keras ke atas aspal.

Akibat benturan yang sangat keras tersebut, steward langsung mengibarkan bendera merah untuk menghentikan perlombaan secara darurat. Meskipun sempat dilaporkan berada dalam kondisi sadar penuh usai insiden, Bagnaia tidak mampu berdiri dan harus dievakuasi menggunakan tandu menuju pusat medis sirkuit untuk mendapatkan penanganan darurat awal dari tim medis kejuaraan.

- Advertisement -
Advertisement

Direktur Medis MotoGP, Angel Charte, memberikan konfirmasi resmi setelah melakukan pemeriksaan awal di fasilitas medis sirkuit. Berdasarkan hasil pemindaian, Bagnaia mengalami dua patah tulang pada bagian kaki kanannya, yang spesifiknya terletak di area metatarsal keempat dan kelima. Untuk memastikan tingkat keparahan cedera tersebut, pembalap pabrikan Borgo Panigale itu langsung dilarikan ke rumah sakit rujukan di Doha guna menjalani pemeriksaan klinis lanjutan.

Tim medis rumah sakit di Doha kini tengah mengevaluasi apakah cedera fraktur ganda ini memerlukan tindakan operasi bedah lanjutan atau dapat ditangani secara konservatif. Berdasarkan laporan awal yang diterima dari lingkungan tim, terdapat skenario di mana Bagnaia dijadwalkan untuk langsung terbang pulang ke negara asalnya di Italia pada Sabtu malam waktu setempat guna menjalani perawatan intensif di sana.

Baca Juga Strategi Aman Marc Marquez Perlebar Jarak Poin di Sepang

Cedera parah ini tentu menjadi antiklimaks yang sangat memukul bagi Bagnaia, mengingat ia menunjukkan performa yang cukup kompetitif sepanjang akhir pekan di Qatar. Pada sesi latihan bebas hari Jumat, ia berhasil mengamankan posisi keempat, yang kemudian dilanjutkan dengan raihan posisi start kelima pada sesi kualifikasi hari Sabtu pagi. Bahkan pada fase awal Sprint, ia langsung mampu menempatkan diri di barisan depan dan bertarung secara terbuka dalam perebutan posisi podium.

Absennya Bagnaia dari sirkuit untuk sisa akhir pekan ini menandai pukulan telak bagi kampanyenya. Kepastian mengenai perlunya tindakan bedah serta estimasi waktu pemulihan yang dibutuhkan untuk kembali turun ke atas lintasan masih harus menunggu hasil diagnosis komprehensif dari tim dokter spesialis setelah ia tiba kembali di tanah airnya.