Akhir pekan Grand Prix Malaysia di sirkuit Sepang menyisakan kekecewaan mendalam bagi Fabio Quartararo setelah melalui sesi latihan hari Jumat yang sangat berat. Mantan juara dunia MotoGP tersebut harus puas berada di posisi ke-19 tercepat, sebuah hasil yang membuatnya kebingungan sekaligus marah besar di atas lintasan. Sepanjang sesi sore, pembalap asal Prancis itu terlihat beberapa kali melebar saat berjuang keras mengendalikan motor Yamaha M1 miliknya di sirkuit cepat sepanjang 5,4 kilometer tersebut.
Situasi pelik ini memicu emosi yang tak tertahankan bagi sang pembalap andalan tim pabrikan Iwata. Kamera televisi bahkan mengabadikan momen ketika Quartararo melampiaskan kekesalannya dengan hampir memukul tangki bahan bakar saat dirinya mengarahkan motor kembali ke area garasi pit. Catatan waktu pebalap berjuluk El Diablo itu terpaut hingga 1,6 detik dari pembalap tercepat, menempatkannya hanya berada di depan Augusto Fernandez dan Jorge Martin dalam daftar waktu kombinasi yang diikuti oleh 21 pebalap.
Performa buruk ini terasa semakin kontras jika dibandingkan dengan rekan setimnya, Alex Rins, yang mampu mengamankan posisi ke-14 sebagai perwakilan pabrikan garpu tala terbaik. Menanggapi hasil minor tersebut, Quartararo secara terbuka mengakui bahwa dirinya sudah sangat lama tidak merasakan penderitaan separah ini di Sepang. Terlebih lagi, mayoritas rival di lintasan justru berhasil mencatatkan waktu putaran yang jauh lebih baik dibandingkan musim balap tahun sebelumnya.
"Melihat catatan waktu, hampir semua orang melaju lebih cepat daripada tahun lalu saat latihan. Jadi, saya rasa kondisinya tidak terlalu buruk. Saya merasa jauh lebih buruk. Saya tidak tahu apakah ini masalah set-up atau sesuatu yang sulit, tetapi saya sama sekali tidak merasa nyaman," ujar Quartararo mengungkapkan kebingungannya atas performa motor yang tidak kunjung kompetitif sepanjang hari Jumat.
Baca Juga Marini Ramal Agius Punya Keuntungan Besar di MotoGP 2027Ketika didesak mengenai alasan di balik kemarahan hebat yang ia tunjukkan di atas motor, pebalap asal Prancis itu menegaskan bahwa hari pembuka di Sepang berjalan di luar ekspektasi dan penuh dengan hambatan teknis. Ia merasa tidak memiliki ruang sedikit pun untuk memacu motor secara maksimal demi memburu catatan waktu lap yang kompetitif, baik pada sesi latihan pagi maupun sore hari.
"Hari yang sangat membuat frustrasi, bisa saya katakan secara umum. Sedikit dari segalanya. Saya merasa sangat, sangat buruk hari ini. Saya tidak bisa mendorong dengan cara apa pun untuk menjadi cepat dan mencoba tampil. Itu adalah sesuatu yang coba saya tingkatkan selama latihan, selama pagi ini. Tetapi sudah lama sekali saya tidak mengalami kesulitan separah ini di trek ini," pungkasnya dengan nada kecewa.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!