Peta persaingan Kejuaraan Dunia Supersport atau WorldSSP musim 2027 dipastikan akan menghadirkan dinamika baru yang sangat menarik setelah Dominique Aegerter secara resmi menentukan masa depan kariernya. Pembalap asal Swiss yang memiliki rekam jejak luar biasa dengan koleksi 27 kemenangan seri tersebut akhirnya mengakhiri segala spekulasi mengenai ke mana ia akan melangkah setelah negosiasi panjang yang dilakukan oleh manajer sekaligus saudaranya, Kevin Aegerter. Keputusan ini diambil menyusul perkembangan signifikan yang terjadi di penghujung musim lalu bersama skuad Kawasaki, di mana sang pembalap sukses mengamankan podium perdananya musim itu dengan finis di posisi kedua pada balapan pemungkas di Sirkuit Jerez de la Frontera, Spanyol.
Sebelum menjatuhkan pilihan pada proyek baru, kubu Ten Kate sempat menjadi destinasi yang sangat santer diberitakan bakal menjadi pelabuhan berikutnya bagi sang juara dunia WorldSSP 2021 dan 2022 tersebut. Selama beberapa pekan, pembicaraan intensif telah dilakukan mengingat sejarah manis yang pernah mereka ukir bersama di masa lalu. Namun, dinamika internal tim asal Belanda tersebut berubah drastis ketika mereka memutuskan untuk mengalihkan dukungan dari Yamaha ke pabrikan asal China, QJ Motor, guna bertindak sebagai tim pabrikan resmi pada musim 2027 mendatang. Dengan susunan pebalap yang telah dikunci mati oleh Ten Kate dengan menggaet Can Oncu serta Zonta van den Goorbergh, pintu bagi kepulangan sang pembalap veteran akhirnya tertutup rapat.
Dilansir dari Speedweek, jalan terang akhirnya terbuka ketika kesepakatan tercapai dengan skuad PTR Triumph yang dikomandoi oleh Simon Buckmaster. Di garasi tim pabrikan asal Inggris tersebut, ia dipastikan akan berbagi pit dengan talenta muda asal Inggris, Joshua Whatley, yang siap memberikan warna kompetitif tersendiri. Kepindahan ini menandai babak baru dalam perjalanan karier sang bintang di pentas balap Supersport dunia, sekaligus memberikan kesempatan baginya untuk kembali membuktikan kapasitasnya di barisan terdepan menggunakan mesin pabrikan yang kompetitif dan siap berduel secara konsisten memperebutkan podium tertinggi.
Langkah ekspansi yang dilakukan oleh pabrikan Triumph menyambut musim kompetisi 2027 memang tergolong sangat agresif di kancah WorldSSP. Pabrikan asal Inggris tersebut tidak tanggung-tanggung dengan menurunkan dua tim berstatus dukungan pabrikan penuh demi mendobrak dominasi pabrikan lain. Selain skuad PTR yang selama ini menjadi ujung tombak dalam pengembangan motor hingga menjelma menjadi mesin yang mampu meraih kemenangan, Triumph juga menggandeng skuad Renegade di bawah pimpinan Marc Griffith. Tim baru ini dipastikan akan diperkuat oleh Tom Booth-Amos, pebalap tangguh yang musim lalu sukses mencatatkan tiga kemenangan dan tujuh kali naik podium bersama PTR, sebelum memutuskan memboyong krunya sendiri ke skuad baru tersebut.
Baca Juga Manuel Gonzalez Incar Bantuan Rekan Setim Demi Titel Moto2Tidak hanya melakukan perombakan di sektor struktur tim dan komposisi pebalap, kesiapan teknis juga menjadi senjata utama Triumph menghadapi ketatnya persaingan tahun 2027. Pabrikan asal Inggris ini siap meluncurkan model homologasi terbaru dari lini Street Triple, yakni varian 798, yang membawa spesifikasi teknis lebih segar dan kompetitif. Motor anyar ini sebelumnya telah menjalani serangkaian pengujian penting di sirkuit Aragon oleh Jorge Navarro pada bulan Agustus lalu, di mana pengujian tersebut juga menjadi momen adaptasi krusial dengan regulasi ban baru dari Michelin. Dengan kombinasi mesin anyar yang bertenaga, dukungan teknis maksimal, serta kehadiran pebalap berpengalaman kelas dunia di dalam garasi, proyek ambisius Triumph ini diprediksi bakal menjadi salah satu kekuatan paling diwaspadai di sepanjang kalender balap WorldSSP musim mendatang.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!