Cirebon, Nusantara Media  – Upaya heroik pencegahan percobaan bunuh diri berhasil dilakukan oleh personel Polsek Gebang, Polresta Cirebon. Seorang santriwati berusia 13 tahun berhasil diselamatkan dari aksi nekat melompat dari atap rumah pada Rabu, 31 Desember 2025.

Korban adalah Ranis Aulia, gadis berusia 13 tahun asal Tegal, Jawa Tengah. Ia merupakan penghuni Rumah Tahfidz Qur’an Yatim Piatu Al-Muflihin. Penyelamatan dipimpin langsung oleh Ka Pospam Gebang AKP Wawan Hermawan, S.H., didampingi Pa Pospam IPTU Hari Wardoyo beserta anggota lainnya.

Ranis Aulia hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari atap bangunan. Personel Pospam Gebang yang sedang bertugas berhasil mengamankan dan menenangkan korban, sehingga aksi tragis tersebut dapat dicegah.

Peristiwa dramatis ini terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 10.00 WIB.

Kejadian berlangsung di Rumah Tahfidz Qur’an Yatim Piatu Al-Muflihin, Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Tim pospam yang dipimpin AKP Wawan Hermawan melakukan antisipasi dini dan respons cepat terhadap potensi tindakan bunuh diri di wilayah hukum mereka. Mereka berhasil mengamankan korban dengan aman dan terkendali, tanpa ada korban luka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan bunuh diri dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pondok pesantren yatim piatu. Belum diketahui motif pasti di balik aksi korban, namun kesigapan polisi mencegah hal terburuk terjadi.

Seluruh proses penyelamatan bunuh diri ini berjalan lancar dan terkendali, menunjukkan profesionalisme jajaran Polsek Gebang Cirebon. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja, terutama di kalangan santri.

Polresta Cirebon terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah, termasuk pencegahan aksi nekat seperti bunuh diri lompat atap. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda potensi bahaya serupa.